Berita Surabaya

8 Remaja Tanggung Jadi Bandit Perampasan HP Dibekuk Polsek Tegalsari

Mereka juga menodongkan pisau dan memukul korban untuk merampas uang dan handphone.

8 Remaja Tanggung Jadi Bandit Perampasan HP Dibekuk Polsek Tegalsari
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Dua komplotan bandit cilik terdiri dari tiga dan lima remaja belasan tahun 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua komplotan bandit cilik terdiri dari 8 remaja belasan tahun ini ditangkap Polsek Tegalsari Surabaya. Modus aksinya, mereka berkumpul untuk menentukan rencana perampasan HP calon korbannya.

Setelah berhasil merampas HP, masing-masing komplotan membagi hasil rampasan uang maupun handphone yang didapatkan dari korban.

Kepada polisi, pelaku mengaku barang hasil rampasan itu dijual dan dibagi rata. Mereka mengaku hasil penjualan barang tersebut digunakan untuk jajan dan makan.

"Uang Rp 200 ribu. Iya untuk makan, pak. Makan nasi bungkus jajan," kata pelaku EZ kepada polisi.

Sementara, modus perampasan handohone dan uang korban yang dilakukan dua komplotan ini masih terus didalami polisi.

Sebab, mereka membawa korbannya dengan dibonceng padahal korban dan pelaku tidak saling kenal.

Mereka juga menodongkan pisau dan memukul korban untuk merampas uang dan handphone.

Terkait proses hukum, Kapolsek Tegalsari Kompol David Tyoprasojo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bapas untuk tindaklanjut enam bandit dibawah umur ini.

Bapas telah menyarankan untuk tetap memproses secara hukum sesuai Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bapas, memang menangani kasus anak-anak ada perbedaan. Alhamdulillah, Bapas menilai bahwa ada yang residivis dan menyarankan untuk melanjutkan penegakan hukum. Mereka dijerat Pasal 365 Pencurian dengan Kekerasan," kata David.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved