Dana Kemah

Penyidik : Dahnil Anzar Kembalikan Dana Kemah Rp 2 M ke Kemenpora Pakai Kas PP Pemuda Muhammadiyah

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak telah mengembalikan dana kemah Rp 2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olah Raga ( Kemenpora).

Penyidik : Dahnil Anzar Kembalikan Dana Kemah Rp 2 M ke Kemenpora Pakai Kas PP Pemuda Muhammadiyah
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018) malam. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak telah mengembalikan dana kemah Rp 2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olah Raga ( Kemenpora).

Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan, Jumat (23/11/2018) seperti dilansir SURYA.co.id (surabaya.tribunnews.com) dari Kompas.com dengan judul "Polisi Sebut PP Pemuda Muhammadiyah Sudah Kembalikan Rp 2 Miliar ke Kemenpora"

Menurut Bhakti, pengakuan Dahnil Anzar itu diungkapkan saat penyidik memeriksa Dahnil Anzar sebagai saksi kasus dugaan korupsi kegiatan dana kemah Pemuda Islam Indonesia tahun anggaran 2017.

Baca: Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Diperiksa Polisi soal Dugaan Penyimpangan Dana Kemah

Baca: Prabowo Plesetkan PBB Singkatan Partai Buatan Bowo, PBB Jatim: Bercandanya Kurang Pas

Baca: Prabowo Dukung Australia Pindahkan Kedubes ke Israel, Anggota DPR : Cederai Perjuangan Umat Islam

"Katanya Dahnil mengembalikan Rp 2 miliar ke Kemenpora. Hari ini ngembaliin Rp 2 miliar," ujar Bhakti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2018).

Polisi memeriksa Dahnil Anzar dalam kasus ini karena ia merupakan salah satu pihak yang menandatangani laporan pertanggungjawaban (LPJ) proposal yang diajukan PP Pemuda Muhammadiyah. Adapun LPJ itu senilai Rp 2,7 miliar.

"Katanya dikembalikan dengan uang kas PP (Pemuda) Muhammadiyah. Kami masih dalami alasan pengembalian," tuturnya.

Baca: Mahfud MD Tanggapi Narasi Orba Titiek Soeharto : Tak Akan Laku karena Diidentikkan dengan Rezim KKN

Baca: Pernyataan Mahfud MD di ILC TV One Dimutilasi untuk Kampanye, Ini Peringatan untuk Timses Paslon

Baca: Pembunuhan Sadis di Kediri, Berawal dari Jebakan Pelaku yang Kirim Pesan dari Ponsel Sang Istri

Sebelumnya, kasus ini telah dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Di tingkat penyidikan, polisi memanggil Dahnil Anzar dan ketua panitia acara kemah Ahmad Fanani.

Presiden Joko Widodo (berjaket merah) mengendarai motor Kawasaki W 175 custom menuju Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). Presiden blusukan ke pasar untuk mengecek harga kebutuhan pokok dan mencocokkan dengan angka inflasi.
Presiden Joko Widodo (berjaket merah) mengendarai motor Kawasaki W 175 custom menuju Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). Presiden blusukan ke pasar untuk mengecek harga kebutuhan pokok dan mencocokkan dengan angka inflasi. (TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS)

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, kasus ini dilaporkan sejumlah pihak yang mengetahui secara langsung penggunaan anggaran kegiatan yang menggunakan dana APBN Kemenpora RI tahun anggaran 2017 tersebut.

Laporan tersebut menjadi dasar polisi melakukan penyelidikan.

Dalam tahap penyelidikan, sejumlah pihak dipanggil untuk mengklarifikasi terkait kasus dugaan korupsi kegiatan yang digelar di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16-17 Desember 2017 tersebut.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved