Berita Surabaya

Dagangan Tak Laku, Penjual Online Shop Tipu Ojek Online di Surabaya

Tak mau rugi dagangan dompetnya tak laku membuat Chistoper Alan gelap mata. Dia melakukan penipuan beberapa driver ojek online di Surabaya.

Dagangan Tak Laku, Penjual Online Shop Tipu Ojek Online di Surabaya
TribunJatim.com
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti (kanan) menuukan pelaku dan barang bukti. Pelaku yang penjual online shop tipu ojek Online lantaran dagangan tak laku 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak mau rugi dagangan dompetnya tak laku membuat Chistoper Alan gelap mata. Dia melakukan penipuan beberapa driver ojek online di Surabaya.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah kali ke tiga melakukan orderan fiktif menggunakan ojek online.

Setiap kali beraksi ia meraup untung Rp 500 ribu dari driver ojek online.

Alasannya, dikatakan Alan lantaran barang dagangan online shopnya tidak laku.

"Tiga kali pak, tidak laku jadi saya order (fiktif)," kata Alan tertunduk menutup wajahnya saat di Polrestabes Surabaya, Kamis (22/11/2018).

Sementara itu, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bimaa Sakti mengatakan modus penipuan order fiktif yang dilakukan pengguna ojek online menjadi modus baru.

Pengguna ojek online membuat order fiktif memanfaatkan driver untuk membayar barang pesanan dengan harapan akan diganti setelah sampai pada pemesan.

"Ini modus baru, ternyata bukan hanya orderan fiktif yang dilakukan ojek. Tapi juga bisa dari konsumen," kata Bima Sakti.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved