Berita Gresik

Kumpulkan Kades, Kejari Gresik Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa. Ini Tujuannya

Kejari Gresik membuka lebar-lebar untuk konsultasi mengenai penggunaan anggaran dana desa.

Kumpulkan Kades, Kejari Gresik Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa. Ini Tujuannya
surya/sugiyono
Tim Kejari Gresik memberikan sosialisasi tentang hukum kepada kepala desa, Kamis (22/11/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memberikan pemahaman tentang hukum kepada kepala desa (Kades) agar tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Kegiatan tersebut dilakukan karena selama ini ada beberapa Kades yang terjerat hukum akibat KKN.

Kepala Kejari Gresik, Pandoe Pramoekartika, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengajak para Kades agar bisa mengelola anggaran desa secara benar dan tidak melakukan korupsi. Segala bentuk kinerjanya dalam menggunakan anggaran negara harus sesuai dengan pengajuan dan pekerjaannya.

"Dengan sosialisasi tentang hukum, diharapkan penyerapan anggaran pembangunan desa bisa terwujud dan aman," kata Pandoe, Kamis (22/11/2018).

Pandoe menuturkan Kejari Gresik membuka lebar-lebar untuk konsultasi mengenai penggunaan anggaran dana desa.

Sebab, jumlah dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat jumlahnya mencapai miliaran rupiah, sehingga bagaimana penggunaan dana desa tidak melanggar undang-undang.

"Saya sudah membuka tangan lebar-lebar, akan tetapi saat ini belum ada satu pun kepala desa yang datang," katanya.

Sementara, Ketua asosiasi kepala desa (AKD) Kabupaten Gresik, Nurul Yatim mengatakab bahwa kegiatan ini penting untuk percepatan pembangunan desa, sehingga kades bisa konsultasi untuk penggunaan dana desa secara maksimal, sebab jika dana desa tidak terserap secara maksimal maka akan dikurangi.

"Jika anggaran sisa atau silpa, otomatis anggaran kita juga dikurangi di tahun berikutnya," kata Nurul Yatim.

Diketahui, beberapa kades di Gresik yang terjerat hukum atas dugaan KKN yaitu Kades Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Samsul Huda (49), Kepala Desa Sembayat Kecamatan Manyar Saudji dan Slamet Efendi, Kades Laban, Kecamatan Menganti.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved