Selasa, 28 April 2026

Berita Lamongan

2 Bulan, Pos Polisi WBL Lamongan Dilempar Batu Hingga Kaca Pecah, Termasuk Pelaku Penyerang Bripka A

Kejadian pertama, menurut Suliono, pelaku melemparkan batu paving tepat mengenai kaca hingga kacanya pecah.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: irwan sy
surya/hanif manshuri
Kaca Pos Polisi WBL dilempar batu hingga pecah. Kaca yang pecah tampak ditutup kertas karton, Rabu (21/11/2018) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Pos polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang jadi sasaran aksi ER, penyerang Bripka A, ternyata sudah tiga kejadian kasus serupa.

Tiga kali kejadian lempar batu dengan sasaran kaca pos polisi itu, terjadi dalam kurun waktu dua bulan, Oktober - November 2018.

"Kejadian pertama sekitar bulan Oktober waktu saya jaga," kata Satpam WBL, Suliono yang berkantor di Barat pos polisi kepada TribunJatim.com, Rabu (21/11/2018).

Kejadian pertama, menurut Suliono, pelaku melemparkan batu paving tepat mengenai kaca hingga kacanya pecah.

Baca: ER, Penyerang Polisi Lamongan Pernah Huni Lapas Klas I Madiun 9 Bulan Gara-gara Kasus Ini

"Batu yang dilemparkan, pakai paving," katanya.

Sedang kejadian kedua, pelaku memakai batu ukuran kecil. Meski kecil, kata Suliono, kaca pos polisi juga pecah.

Dan kejadian terakhir pada Selasa (20/11/2018) pagi dini hari.

"Waktu kejadian yang piket (Satpam) teman saya Alif Wahyudi dan Mustari.

Dua teman saksi saat kejadian Selasa pagi kemarin itu sempat ikut mengejar pelaku.

Arif Wahyudi berboncengan dengan Yuliadi dan Mustari berboncengan dengan Adi Irianto memakai sepeda motor Honda CBR.

Hanya saja, keduanya tidak berhasil menemukan jejak pelakun.

"Waktu ngejar belok ke arah Sendang," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved