Persebaya Surabaya
Bonek Argad Surabaya Hidupkan Aktivitas Kampung Lewat Kegiatan Positif
Bonek Argad sendiri lahir sejak tanggal 17 Oktober 2016, dimana anggota seluruhnya merupakan warga lintas umur dan profesi di lingkungan Kampung Gadel
Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id I SURABAYA – Bonek Argad atau dikenal dengan Arek Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya merupakan satu diantara banyak komunitas Bonek yang berperan aktif menghidupkan aktivitas positif di sekitar lingkungannya.
Terbaru, di hari ulang tahunnya yang ke-3, Jumat (16/11/2018) lalu, Bonek Argad mengadakan pengajian umum dengan menghadirkan penceramah ternama asal Tulangan, Sidoarjo, KH Agoes Ali Mansyuri.
Disampaikan R Andrias Boedhi, pembina Bonek Argad, kegiatan pengajian dipilih tidak lain karena sesuai dengan jargon yang selama ini terus digemakan Bonek Argad, yaitu “Berani Bonek, Berani Ngaji, Berani Berbagi”.
“Ini kami laksanakan rutin setiap tahun. Kami berharap dengan kegiatan ini perubahan positif Bonek yang kami inginkan terwujud nyata,” terang Andrias pada Surya.co.id, Senin (19/11/2018).
Tidak hanya kegiatan rutin pengajian, ditambahkan pria yang akrab disapa Rio itu, Bonek Argad selalu aktif di setiap kegiatan tingkat kampung, termasuk kerja bakti, pembangunan masjid, pawai sedekah bumi, juga patrol saat takbir.
“Bulan Ramadhan kami rutin buka bersama dan pemberian santunan bersama Yatim Piatu dan Dhuafa. Keinginan kami satu, adanya Bonek Argad benar-benar bisa dirasakan dan membawa kebaikan di lingkungan sekitar,” tutur Rio.
Tidak hanya skala kampung, saat terjadi bencana-bencana nasional, Bonek Argad juga berpartisipasi menggalang dana kemansiaan.
Dikisahkan Rio, Bonek Argad sendiri lahir sejak tanggal 17 Oktober 2016, dimana anggota seluruhnya merupakan warga lintas umur dan profesi di lingkungan Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes.
“Hingga saat ini komunitas tetep solit dan anggota terus bertambah, selalu kompak dalam mendukung Persebaya juga kegiatan positif dilingkungan kampung skla lainnya,” tambah Pria 41 tahun tersebut.
Mewakili komunitas, Rio berharap, semangat berubah ke arah positif yang dilakukan bersama oleh Bonek benar-benar di jaga. Karena berubah ke arah positif sudah menjadi komitmen semua Bonek.
“Kami dari Bonek Argad, berharap semua Bonek Mania saling menjaga nama baik Bonek Mania dan Persebaya. Kita buktikan bahwa kita sekarang sudah berubah, tidak seperti yang dulu. Kami berkomitmen untuk merubah hal tersebut,” tegas Rio.
Sementara bagi tim Persebaya. Ditengah trend positif Persebaya bersama pelatih Djadjang Nurdjaman, Rio berharap Persebaya bisa menyapu bersih tiga laga sisa sehingga di akhir kompetisi bisa masuk di lima atau mungkin tiga besar.
“Untuk tim pelatih, managemen, dan pemain, semoga lebih solit, memang kita baru saja terhindar dari zona degradasi, tapi akan lebih baik kalo di tiga laga sisa bisa sapu bersih dengan kemenangan. Kami Bonek Mania tidak akan pernah membiarkan Persebaya berjuang sendiri,” pungkas pria asli Surabaya tersebut.
Foto: Pemberian santunan yatim/piatu pada acara ulang tahun Bonek Argad (dok, Bonek Argad).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bonek-gadel.jpg)