Rabu, 6 Mei 2026

Berita Tulungagung

Polisi Tulungagung Tembak Tangan Pembunuh Mbah Barno, Ini yang Terjadi Berikutnya

Kasat Sabhara Polres Tulungagung, AKP Saim Soimun, melepaskan tembakan. Peluru yang ditembus punggung tangan kanan Matal yang memegang parang.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
surya/david yohannes
Mayat Mbah Barno di lokasi kejadian, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jumat (16/11/2018). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Matal (42) pembunuh pasangan Mbah Barno (65) dan Musini (60) alias Cimpleng (60) berdiri menenteng parang tajam di depan rumahnya, di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Jumat (16/11/2018).

Polisi mencari cara untuk melumpuhkan laki-laki bertubuh tambun ini. Sementara pandangan Matal nanar, dengan tubuh berlumuran darah dari dua korbannya.

Dalam suasana tegang, tiba-tiba terdengar suara ledakan senjata.

Kasat Sabhara Polres Tulungagung, AKP Saim Soimun, melepaskan tembakan.

Peluru yang ditembus punggung tangan kanan Matal yang memegang parang.

Parang terjatuh, dengan cepat sejumlah anggota Satreskrim Polres Tulungagung menyergap Matal.

Massa yang tahu Matal telah diringkus berusaha mendekat.

Khawatir terjadi amuk massa, polisi mengeluarkan tembakan peringatan.

Bukan sekali, Bertubi-tubi tembakan peringatan dilepaskan untuk menghalau massa.

Matal berhasil dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa ke Polres Tulungagung.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved