Berita Tulungagung
Polisi Tulungagung Tembak Tangan Pembunuh Mbah Barno, Ini yang Terjadi Berikutnya
Kasat Sabhara Polres Tulungagung, AKP Saim Soimun, melepaskan tembakan. Peluru yang ditembus punggung tangan kanan Matal yang memegang parang.
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Matal (42) pembunuh pasangan Mbah Barno (65) dan Musini (60) alias Cimpleng (60) berdiri menenteng parang tajam di depan rumahnya, di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Jumat (16/11/2018).
Polisi mencari cara untuk melumpuhkan laki-laki bertubuh tambun ini. Sementara pandangan Matal nanar, dengan tubuh berlumuran darah dari dua korbannya.
Dalam suasana tegang, tiba-tiba terdengar suara ledakan senjata.
Kasat Sabhara Polres Tulungagung, AKP Saim Soimun, melepaskan tembakan.
Peluru yang ditembus punggung tangan kanan Matal yang memegang parang.
Parang terjatuh, dengan cepat sejumlah anggota Satreskrim Polres Tulungagung menyergap Matal.
Massa yang tahu Matal telah diringkus berusaha mendekat.
Khawatir terjadi amuk massa, polisi mengeluarkan tembakan peringatan.
Bukan sekali, Bertubi-tubi tembakan peringatan dilepaskan untuk menghalau massa.
Matal berhasil dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa ke Polres Tulungagung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pembunuhan-tulungagung-sadis.jpg)