Breaking News:

CPNS 2018

Peserta CPNS 2018 Minim yang Lolos Tes SKD, Pakde Karwo Dukung Sistem Pemeringkatan

Gubernur Jatim Soekarwo mendukung keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang tidak menurunkan passing grade tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Pakde Karwo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jatim Soekarwo mendukung keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang tidak menurunkan passing grade pada tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS.

Walaupun jumlah peserta yang lolos SKD sangat minim menurut Pakde Karwo, sapaan akrabnya, hal tersebut menjadi bukti jika BKN lebih mementingkan kualitas peserta daripada kuantitas demi mengisi formasi.

"Saya memang usul juga ke Kepala BKD Jatim, agar Passing Grade-nya jangan diturunkan karena kita memerlukan ASN yang kedepan bisa menangani cyber teknologi jadi harus yang cerdas," kata Pakde Karwo, Jumat (16/11/2018).

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala BKD Jatim, Anom Surahno mengatakan bahwa BKN telah memutuskan untuk menggunakan sistem perangkingan atau pemeringkatan untuk menutupi minimnya peserta yang lolos tes SKD.

"Per hari ini di Jatim yang lolos itu 6.61 persen dari jumlah peserta yang ikut tes yaitu 51.998 peserta, berarti kalau dihitung yang lolos itu 3.437 peserta," kata Anom, Jumat (16/11/2018).

Jumlah tersebut lanjut Anom masih kurang karena jika sesuai ketentuan, peserta yang lolos dari SKD harus berjumlah tiga kali formasi yang dibutuhkan.

"Formasi kita 2056 jadi kalau tiga kali formasi kan 6.168 peserta," kata Anom.

Untuk mengisi kekurangan tersebut, BKN menerapkan sistem perangkingan atau pemeringkatan.

"Nanti yang lolos dengan sistem pemeringkatan ini akan diumumkan kembali lewat SSCN tanggal 21-22 November atau akan dikirimi email untuk mengikuti tes selanjutnya yaitu SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)," pungkasnya. (sofyan arif candra sakti)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved