Berita Surabaya

USAID Jalin Dorong Keterlibatan Semua Pihak Dalam Upaya Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi

USAID Jalin Project mengharapkan komitmen semua pihak untuk bersama-sama bekerja mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

USAID Jalin Dorong Keterlibatan Semua Pihak Dalam Upaya Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
ist/Jalin Usaid
Sejumlah jurnalis di Surabaya bersama pengelola program Jalin setelah menggelar diskusi soal kematian ibu dan bayi, Kamis (15/11/2018) 

Laporan reporter TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

SURYA.co.id | SURABAYA - Purwida Liliek Haryati, Regional Manager East Java USAID Jalin Project mengharapkan komitmen semua pihak dalam upaya mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir. 

Hal ini dia sampaikan dalam diskusi bersama sejumlah jurnalis perwakilan media massa di Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Menurut perempuan yang akrab dipanggil Ida ini, banyak solusi yang ditawarkan dalam upaya tersebut. Namun solusi-solusi tersebut bisa sia-sia bila tidak dibarengi peningkatan pengetahuan dan komitmen semua pihak.

"Misalnya di Jember. Banyak sekali program dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir," tuturnya.

Namun, masyarakat tidak punya komitmen terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya.

"Maka program yang dijalankan tidak bisa menumbuhkan hasil," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di Jatim, angka kematian ibu dan bayi tergolong tinggi.  Sepanjang 2017 saja, tercatat ada 529 kasus kematian ibu. Bila direrata, setiap 2 hari ada 3 ibu dan 26 bayi meninggal dunia di Jatim. 

"Di Jatim sejauh ini paling banyak terjadi di Jember, lalu Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto," tuturnya. 

Baca: Usaid Jalin Galang Opini Jurnalis Untuk Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved