Rumah Politik Jatim

KPU Jatim Sebut 12 Ribu Pemilih di Lapas Berpotensi Tak Bisa Mencoblos pada Pemilu 2019

KPU Jatim mencatat hingga kini ada sekitar 12 ribu pemilih di lembaga permasyarakatan (Lapas) se-Jatim berpotensi tak bisa mencoblos pada Pemilu 2019

KPU Jatim Sebut 12 Ribu Pemilih di Lapas Berpotensi Tak Bisa Mencoblos pada Pemilu 2019
surya/bobby kolloway
Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam ketika ditemui di Surabaya beberapa waktu lalu 

SURYA.co.id | SURABAYA - KPU Jatim mencatat hingga kini masih ada sekitar 12 ribu pemilih di lembaga permasyarakatan (Lapas) se-Jatim berpotensi tak bisa mencoblos pada pemilu 2019.

"Jumlah tersebut tersebar di sekitar 30-an lapas di Jatim dan belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT)," kata Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam di Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Anam menjelaskan bahwa potensi jumlah pemilih di Lapas mencapai 23 ribu pemilih. Namun dari jumlah tersebut, baru sekitar 10,5 ribu pemilih yang dapat melengkapi berkas persyaratan pemilih.

"Artinya pemilih tersebut memiliki data pribadi yang lengkap. Misalnya kartu identitas. Sisanya, dari sisi administrasi ada data yang tidak lengkap," kata Anam menambahkan.

Sebagai solusi masalah tersebut, pihak KPU akan berkonsultasi dengan KPU RI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispwndukcapil), hingga Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

"Kami tak bisa memasukkan data pemilih di lapas tanpa adanya data administrasi yang bersangkutan. Sehingga, akan kami konsultasikan terlebih dahulu ke pihak terkait," tandas Anam yang membawahi Divisi Data dan Informasi KPU Jatim ini.

Besarnya jumlah potensi pemilih di lapas tersebut juga menjadi perhatian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu Jatim).

Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi berharap kepada KPU Jatim untuk segera menemukan formula agar mengakomodir pemilih di lapas.

"KPU perlu memperhatikan pemilih yang berada di lembaga permasyarakatan. Termasuk, pemilih yang juga belum melakukan perekaman KTP elektronik," tandasnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim telah menetapkan DPT hasil perbaikan kedua yang berjumlah 31.011.960 pemilih, Rabu (14/11/2018).

Jumlah ini bertambah dari penetapan DPT sebelumnya yang berada di angka 30.490.255 pemilih saat ditetapkan pada akhir September 2018 lalu.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved