Rumah Politik Jatim

KPU Jatim Targetkan Data Pemilih PascaPerbaikan DPT Sepekan Tuntas

KPU Jatim menyatakan belum menyerahkan data nama dan alamat pemilih (by name, by adress) kepada Bawaslu Jatim.

KPU Jatim Targetkan Data Pemilih PascaPerbaikan DPT Sepekan Tuntas
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam, ketika memberikan penjelasan di KPU Jatim, Jumat (29/12/2017). 

Jumlah ini bertambah dari penetapan DPT sebelumnya yang berada di angka 30.490.255 pemilih saat ditetapkan pada akhir September 2018 lalu.

Komisioner Bawaslu Jatim pun memberikan catatan pada pertambahan 521.705 pemilih dalam waktu dua bulan perbaikan ini.

"Catatan Bawaslu kepada KPU terkait penyusunan DPT, bukan hanya untuk provinsi namun juga kabupaten dan kota," kata Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi kepada Surya.co.id (Tribunnews Network) ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (14/11/2018).

Catatan Bawaslu Jatim tersebut di antaranya Daftar Pemilih di salah satu kabupaten yang masih tidak sesuai dengan sistem daftar pemilih (Sidalih) KPU.

"Hampir semua kabupaten dan kota, DPT dan Sidalih tidak sesuai," katanya.

"Padahal, dalam ketentuan penyusunan daftar pemilih, hard copy DPT harus sesuai dengan Sidalih. Sebab, seharusnya sidalih menjadi alat bantu penyusunan DPT," urai Aang.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan sikap KPU yang belum memberikan salinan data DPT yang terdiri nama dan alamat (by name, by address) kepada bawaslu Jatim.

"Pada dasarnya, kami masih menunggu salinan tersebut. Yang mana, nantinya akan kami jadikan dasar untuk audit dan tindaklanjut berbagai temuan di lapangan. Kami masih menunggu karena menurut KPU masih dalam proses," kata Aang.

Beberapa potensi temuan masalah terkait pemilih tersebut di antaranya keberadaan pemilih yang tak memenuhi syarat. Termasuk, keberadaan pemilih yang telah tercatat di DPT, namun kembali dimasukkan DPT (DPT Ganda).

"Hal itu yang kemudian menjadi catatan. Sebab, dengan waktu singkat bertambah sekian ratus ribu itu juga berpotensi persoalan. Oleh karena itu, kami akan lakukan audit," katanya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved