Pesawat Lion Air Jatuh

Korban Jatuhnya Lion Air asal Surabaya Itu Dikenal Sosok Religius dan Sering Pergi ke Masjid

Sejak kecil putra pertama Didik Setiawan ini sudah mengaji di masjid sekitar rumah duka di Simopomahan Baru 67 Sukomanunggal Surabaya.

Korban Jatuhnya Lion Air asal Surabaya Itu Dikenal Sosok Religius dan Sering Pergi ke Masjid
tribun jatim/nurika anisa
Jenazah Deryl Fida Febrianto (22) korban jatuhnya pesawat Lion Air PK LQP nomor penerbangan JT 610 asal Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sosok Deryl Fida Febrianto (22), korban jatuhnya pesawat Lion Air di Karawang, dikenal tetangga sekitar berkepribadian ramah dan tekun mengaji.

Sejak kecil putra pertama Didik Setiawan ini sudah mengaji di masjid sekitar rumah duka di Jalan Simopomahan Baru 67 Sukomanunggal Surabaya.

Chairil Anam, guru mengaji Deryl mengatakan, almarhum kerap mengaji dan pergi ke masjid.

"Sering mengaji di masjid, tekun. Deryl anak yang baik dan jodohnya juga teman mengaji," kata Chairil Anam, Selasa (13/11/2018).

Deryl meninggalkan keluarganya dan istri bernama Lutfiani Eka Putri (23) yang ia nikahi dua pekan sebelum keberangkatannya ke Jakarta, pad 17 Oktober 2018.

"Sebelumnya keduanya nikah siri kemudian disahkan dengan penghulu," kata Chairil Anam.

Hingga kemudian keberangkatan Deryl ke Pangkal Pinang untuk bekerja di bidang pelayaran menjadi perpisahan terakhir bersama keluarga.

Kakak dari dua bersaudara ini menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Karawang beberapa waktu lalu.

Jenazahnya dipulangkan ke rumah duka Surabaya dan dimakamkan di Nganjuk, Selasa (13/11/2018). (nurika anisa)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved