Berita Surabaya

Tersambar Kereta Api di Perlintasan Ketintang Surabaya, Kakek Lansia Tewas Mengenaskan

Korban mengalami gangguan pengelihatan dan pendengaran. Sehingga meski Kereta Api sudah memberi isyarat klakson namun diduga korban tidak mengetahui

Tersambar Kereta Api di Perlintasan Ketintang Surabaya, Kakek Lansia Tewas Mengenaskan
surya/mohammad romadoni
Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan di jalur cepat perlintasan kereta api Ketintang Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Endang (83) warga Kelurahan Ketintang Kecamatan Gayungan Surabaya tewas mengenaskan tersambar kereta api di perlintasan Jalan Ketintang Baru Gang XVII, Jumat (9/11/2018). Tubuh korban sempat terpental hingga 20 meter dari titik lokasi tabrakan.

Informasinya, korban mengalami gangguan pengelihatan dan pendengaran. Sehingga meski Kereta Api sudah memberi isyarat klakson namun diduga korban tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas dari arah Stasiun Wonokromo menuju ke Sepanjang Sidoarjo.

Sesuai jadwal, di perlintasan itu dilewati Kereta Api Sri Tanjung Banyuwangi-Lempunyangan Yogjakarta, sekitar pukul 13.40 WIB.

Jarak tempat kejadian itu sekitar satu kilometer dari lokasi kecelakaan mobil Pajero Sport ditabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Pagesangan.

Alit Nur Rahmawati cucu korban mengatakan saat itu korban berjalan dari rumahnya di dekat lokasi untuk mengunjungi rumah saudaranya yang berada di dekat perlintasan rel kereta api.

Korban seringkali menyeberang di sekitar perlintasan kereta api. Korban mengalami gangguan pendengaran dan pengelihatan sehingga sulit mendengar dan melihat sesuatu di sekitarnya.

"Setiap hari sering ke rumah saudara menyeberang rel," ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Iptu Philips R. Ropung, menjelaskan pihaknya sudah melakukan olah TKP sementara dan keterangan saksi untuk mengetahui penyebab kecelakaan kereta api hingga kembali merenggut korban jiwa ini.

Pihaknya akan mengirim surat kepada PT KAI Daop 8 Surabaya untuk berkoordinasi mengetahui penyebab kecelakaan ini.

"Kami belum dapat memastikan kereta api yang menabrak korban, masih koordinasi dengan PT KAI," ujarnya.

Menurut dia, akibat ditabrak kereta api korban meninggal seketika dalam kondisi mengenaskan. Pihaknya telah mengevakuasi jenazah korban.

"Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," ungkapnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved