Berita Bangkalan Madura

Seruan 'Jangan Suriahkan Indonesia' Menggelora dari Bangkalan Madura

Polres Bangkalan menggelar Seminar bertajuk Rethinking Nasionalism tentang Bahaya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap ideologi Pancasila

Seruan 'Jangan Suriahkan Indonesia' Menggelora dari Bangkalan Madura
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Polres Bangkalan menggelar Seminar Rethinking Nasionalism tentang Bahaya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap ideologi Pancasila di Mapolres Bangkalan, Rabu (7/11/2018). 

Namun hingga saat ini, target tersebut tidak pernah dan mudah dicapai karena mendapat penolakan keras dari sejumlah negara.

"Yordania saja menolak HTI dengan konsep negara khilafah berserta janji-janji palsunya itu," ucap Kiai Ma'ruf.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan menyampaikan tujuan dilaksanakannya seminar yang melibatkan ulama, kiai, tokoh agama, ormas islam, dan elemen mahasiswa agar sama-sama mengetahui bahaya paham khilafah terhadap ideologi Pancasila.

"Dengan memahami bahaya dan ancaman sistem khilafah, kita sebagai putra bangsa akan bersatu padu dan tidak mudah terprovokasi," terangnya.

Menurutnya, menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI adalah harga mati. Khususnya di Kabupaten Bangkalan.

Ia berpesan, jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba mengusik keamanan, ketentraman, dan kedamaian yang selama ini sudah tertata dengan baik.

"Awalnya Suriah adalah negara yang makmur dan sejahtera. Tapi, sekarang luluh lantak akibat organisasi radikal. Suriah menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," imbuhnya.

Ia mengaku hingga saat ini terus aktif menjalin komunikasi dengan ulama, kiai, dan tokoh agama untuk menangkal paham-paham radikal.

Termasuk meningkatkan cyber patrol dalam mengantisipasi penyebaran ajaran-ajaran radikal dan isu-isu provokatif melalui media sosial.

"Seminar ini kami gelar untuk mengantisipasi hal buruk untuk negeri dan nasib bangsa kita tidak seperti Suriah," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved