Berita Jember

Polisi Temukan 47 Slip Setoran Uang di Rumah Kadispendukcapil Jember

Minggu (4/11/2018) lalu, polisi kembali menggeledah dua tempat yakni rumah tersangka Sri Wahyuniati di Jl Jayanegara Jember dan rumah Abdul Kadar.

Polisi Temukan 47 Slip Setoran Uang di Rumah Kadispendukcapil Jember
SURYA.co.id/SRI WAHYUNIK
karangan bunga untuk apresiasi Saber Pungli tangkap Kadispendukcapil Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jember menyita 47 slip penyetoran uang ke sejumlah nomor rekening dari rumah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember Sri Wahyuniati.

Penyidik terus mencari dan memilah sejumlah petunjuk yang bisa dijadikan alat bukti dalam perkara dugaan pungutan liar ( Pungli) pengurusan dokumen administrasi kependudukan di kantor tersebut.

Baca: Satu Dekade Parade Surabaya Juang, Pertunjukan Sejarah Naik Kelas ke Tingkat Nasional

Baca: Kubu Prabowo-Sandi Sempat Dekati Yusril, tapi Akhirnya gagal. Ini Penjelasan Dahnil Anzar

Baca: Yusril Jadi Kuasa Hukum Jokowi-KH Maruf Amin, Jubir HTI Ismail Yusanto : Masih Sejalan dengan HTI

Minggu (4/11/2018) lalu, polisi kembali menggeledah dua tempat yakni rumah tersangka Sri Wahyuniati di Jl Jayanegara Jember dan rumah Abdul Kadar di Jl Jawa Jember.

Dari kedua rumah itu, polisi menyita sejumlah barang. Ternyata salah satunya lembaran slip setoran uang ke sejumlah nomor rekening.

"Ada 47 slip setoran uang ke sejumlah nomor rekening. Kami temukan dari rumah Sri (Sri Wahyuniati)," ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP Erik Pradana, Selasa (6/11/2018).

Baca: Tampang Boyolali Masih Polemik, Kubu Prabowo-Sandi Ganti Serang Balik Bupati Boyolali

Baca: Ketua BPN Prabowo-Sandi : Istilah Tampang Boyolali Dipolitisasi karena Sekarang Tahun Politik

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan sejumlah buku tabungan. Atas temuan itu, polisi berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri transaksi tersebut.

"Kami berkoodinasi dengan berkirim surat PPATK, untuk penelusuran transaksi keuangan itu, kemana uang mengalir," imbuhnya.

Polisi juga menemukan rekapitulasi catatan pribadi di rumah Yuni, panggilan akrab Sri Wahyuniati. Catatan pribadi itu diduga berisi catatan aliran dana.

Terkait penyetoran uang, lanjut Erik, dilakukan melalui cara ditransfer ada juga yang diberikan secara manual.

"Prinsipnya penyidikan ini jalan terus," tegas Erik.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved