Berita Blitar

Dua Wakil Ketua Dewan Boikot Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Kota Blitar 2019

Ada tujuh anggota DPRD Kota Blitar yang tidak hadir tanpa keterangan dalam rapat itu. Dua di antaranya wakil ketua DPRD

Dua Wakil Ketua Dewan Boikot Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Kota Blitar 2019
surya/samsul hadi
Kursi dua wakil ketua DPRD Kota Blitar terlihat kosong dalam rapat paripurna pengesahan RAPBD Kota Blitar 2019, Selasa (6/11/2018). 

"Saya memang memboikot rapat paripurna itu. Ada tujuh anggota yang tidak hadir termasuk saya. Ketujuh anggota yang tidak hadir Insyaallah sama seperti saya, kurang setuju dengan pembahasan (RAPBD) yang tidak jelas," kata Totok.

Dikatakannya, beberapa anggota dewan sempat meminta tambahan waktu pembahasan anggaran sebelum rapat paripurna dilaksanakan.

Tetapi, hal itu tidak disetujui. Padahal, menurutnya, masih ada beberapa struktur penganggaran yang tidak jelas.

Dia mencontohkan soal penganggaran pembangunan Pasar Legi.

Sesuai rancangan anggaran untuk pembangunan Pasar Legi sebesar Rp 50 miliar.

Tetapi, di Disperindag, anggaran untuk pembangunan Pasar Legi berubah menjadi Rp 41 miliar.
Menurutnya tim anggaran Pemkot Blitar tidak konsisten dengan rancangan anggaran yang sudah dibahas sebelumnya.

"Kami hanya ingin ada kebijakan pembangunan yang komprehensif, tidak dicicil sedikit-sedikit. Kalau kebutuhan anggaran untuk Pasar Legi Rp 50 miliar, harus dianggarkan sesuai kebutuhan itu. Agar tidak menyisakan masalah di belakang hari," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved