Berita Tulungagung

Empat Pendekar Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan di Tulungagung, Tiga dari Mereka Lakukan Ini

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung menetapkan empat pendekar sebagai tersangka pengeroyokan.

Empat Pendekar Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan di Tulungagung, Tiga dari Mereka Lakukan Ini
surya/david yohannes
Empat tersangka penyerangan Desa Suruhan Lor dan pengeroyokan 

Di hari yang sama, polisi kemudian menangkap Aris pukul 23.00 WIB di Ponorogo, dalam perjalanan hendak bersembunyi di Ngawi.

Bersamanya polisi juga menangkap Didik yang saat itu akan menjemput Aris, sebelum kabur ke Ngawi.

Aris menjadi aktor dari penyerangan di dua tempat berbeda.

Selain di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, ia juga mengeroyok sopir truk di wilayah Desa/Kecamatan Ngunut, para 16 September 2010.

"Waktu itu pelaku ada acara perguruan silat di Blitar, dalam perjalanan pulang AR (Aris) bersama DD (Didik) mengeroyok sopir truk,"

Akibat kejadian ini sopir truk bernama Jhoni Johanes (38) asal Trenggalek mengalami memar di wajah dan kepala belakang.

Sementara saat penyerangan di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Aris bersama Rangga dan Anggara menyerang rombongan warga.

Akibatnya satu orang terluka parah dan sempat kritis.

Tofik menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan.

"Ini bukan yang terakhir, jika ada petunjuk pelaku lain tetap akan kami kejar," tegas Tofik.

Sebelumnya penyidik juga memeriksa sejumlah anak yang diduga terlibat penyerangan di Desa Suruhan Lor.

Namun penyidik kemudian menyimpulkan, mereka tidak terlibat penyerangan.

Ribuan pendekar silat menyerang Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Minggu (7/10/2018).

Dalam penyerangan ini tiga warga jadi korban, satu di antaranya sempat koma.

Selain itu ada 12 rumah yang dirusak, delapan motor yang dirusak dan dibakar serta musala juga ikut menjadi sasaran amuk massa.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved