Persebaya vs Persija
Preview Persebaya vs Persija, Misi Berbeda Dua Pelatih Ditengah Badai Cedera
Rivalitas Persebaya dengan Persija menjadikan pemain merasa punya harga diri, boleh dikatakan. Boleh kalah sama yang lain, tapi tidak dengan Persija
Penulis: Khairul Amin | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id I SURABAYA – Persebaya kembali mendapat ujian berarti mempertahankan catatan apik laga kandang kala menjamu Persija Jakarta lanjutan laga pekan ke-29 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (4/11/2018).
Sebelumnya, skuat asuhan Djadjang Nurdjaman itu tampil mengesankan di laga kandang kala taklukkan Madura United 4-0 (25/10/2018). Tim Bajul Ijo selalu tampil spartan saat bermain di depan suporter sendiri, Bonek Mania.
Namun, tampaknya misi melanjutkan trend positif di laga kandana akan sedikit berat. Karena tim yang akan dihadapi kali ini merupakan tim dengan catatan laga tandang apik.
Persija, di dua laga tandang terakhir selalu meraih kemenangan. Kala taklukkan Madura United (14/10/2018) dan Persipura Jayapura (25/10/2018). Bahkan, secara keseluruhan, empat laga terakhir, Persija selalu bisa memangkan laga.
Kondisi itu berbanding terbalik dengan performa Persebaya yang belum konsisten, dimana di laga terakhir harus menelan kekelahan 3-1 dari Persipura Jayapura (30/10/2018) setelah di dua laga sebelumnya bisa memenangkan laga.
Meski lawan dalam trend positif, Djanur bertekad untuk di laga nanti bisa meraih poin sempurna. Khususnya agar terus menjauh dari zona degradasi.
“Ini adalah pertandingan cukup berat, tapi kami seluruh pemain sudah menyatukan tekad untuk bisa raih poin maksimal di kandang, karena kemenangan ini akan menjadikan kami semakin menjauh dari zona degradasi,” terang Djanur saat jumpa pers di Surabaya, Sabtu (3/11/2018).
Hingga pekan ke-28, tim Bajul Ijo masih bertengger di posisi 13 dengan 35 poin, hanya selisih tiga poin dari tim penghuni zona degradasi, PS Tira.
Sehingga jika saja di laga ini gagal meraih poin penuh, sangat mungkin Bajul Ijo akan tergelincir di zona degradasi.
Terlebih, tambah Djanur, di Persija, pemain-pemain andalannya bisa diturunkan, seperti Marko Simic, Renan Silva, Ramdani Lestaluhu, Novri Setiawan, dan Rohit Chand.
“Di Persija dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman yang secara kualitas individu mereka cukup bagus, itu yang harus kita antisipasi,” terangnya.
Meskipun memang, ada beberapa pemain pilar tim Macan Kemayoran harus absen. Andritany Ardhiyasa dan winger Riko Simanjuntak absen karena bergabung dengan Timnas Indonesi persiapan Piala AFF 2018.
Kapten tim Ismed Sofyan absen karena cedera engkel kiri, serta Rezaldi Hehanusa yang juga absen karena cedera.
Sementara, di tim Bajul Ijo, absennya pemain karena cedera masih menjadi ujian tersendiri bagi Djanur.
Ada tujuh pemain Persebaya harus absen. Dua pemain sudah dipastikan absen sampai akhir kompetisi, mereka adalah Robertino Pugliara dan Raphael Maitimo.
Tiga lainnya masih dalam penyembuhan, Nelson Alom, Izaac Wanggai, dan David da Silva. Dua pemain lain, Irfan Jaya absen karena bergabung dengan Timnas Indonesia dalam persiapan Piala AFF 2018. Satu lain, Abu Rizal Maulana karena akumulasi kartu kuning.
“Sementara kami, masih belum bisa memainkan pemain-pemain kunci kami, sehingga saya betul-betul harus mengambil solusi dari keadaan ini, kami sudah menyiapkan penggantinya,” tutur pelatih asal Majalengka tersebut.
Karena menginginkan poin penuh, Djanur menegaskan di laga nanti akan bermain menyerang tanpa melupakan lini pertahanan.
“Kita butuh poin tiga, artinya kita bermain menyerang, tapi juga kita tidak akan melupakan pertahanan, kita akan memainkan permainan yang berimbang antara bertahan dan menyerang,” tegas mantan pelatih Persib dan PSMS Medan tersebut.
Terlebih, melihat antusiasme Bonek Mania, dimana tiket laga sudah sold out tiga hare sebelum laga, Djanur memastikan laga nanti akan berjalan menarik. Antuiasme itu diungkapkan Djanur menjadi motivasi tersendiri bagi Rendi Irwan dkk.
“Rivalitas Persebaya dengan Persija menjadikan pemain merasa punya harga diri, boleh dikatakan. Boleh kalah sama yang lain, tapi tidak dengan Persija,” tegasnya.
Sebaliknya, pelatih Persija, Alessandro Stefano Cugurra, mengaku sangat senang mendengar stadion GBT akan penuh. Pelatih asal Brasil itu tidak melihat atmosfer tersbut sebegai ancaman bagi tim, tapi menjadi motivasi.
Apalagi, secara mental diakui Teco, para penggawa Persija tidak ada masalah saat bermain dibawah tekanan apapun. Terbukti dari catatan apik laga tandang.
Itu terjadi karena Persija sudah terbiasa bermain tidak di depan pendukung sendiri. Tercatat, hingga pekan ke-28, Persija hanya bermain di kandang (Stadion GBK) tiga laga, sisanya bermain di tempat netral, seperti di PTIK, Stadion Patriot (Bekasi), dan Stadion Sultan Agung (Bantul).
“Hanya tiga kali kami bertanding di rumah (Stadion GBK), pertandingan lain main di tempat netral, ini menjadikan pemain sangat siap main di manapun, seperti besok kita main di sini (Surabaya, red), pasti pemain lebih siap,” terang pelatih 44 tahun tersebut.
Sementara, meskipun menyambut laga ini, Persija datang dalam trend positif. Teco menegaskan, menghadapi Persebaya sebagai tim besar tidak mudah, butuh kerja keras.
Apalagi Persija juga membutuhkan tambahan poin agar menjaga asa menjadi juara Liga 1 2018. Dimana hingga pekan ke-28, Persija berada di posisi 3 klasemen dengan 48 poin, selisih dua poin dengan pemuncak sementara, PSM Makassar. Dengan catatan Persija miliki satu laga tunda lawan Persela Lamongan.
“Besok pasti dua tim punya semangat tinggi buat main. Semoga kita bisa bermain bagus dan dapat hasil bagus, kita tau Persebaya banyak pamain berkualitas, kita harus respect pada mereka, kita benar-benar harus kerja lebih keras lawan tim yang punya kualitas,” tambah Teco.
Melihat rekor pertemuan kedua tim, tampaknya Persebaya akan benar-benar bisa menyuliatkan Persija untuk bisa pulang bawa poin. Pasalnya, di pertemuan putaran pertama, tim Bajul Ijo bisa tahan Persija 1-1 (26/6/2018).
Berikut prediksi susunan pemain kedua kesebelasan
Persebaya Surabaya (4-3-3)
Kiper: Miswar Saputra
Belakang: Andry Muladi, Fandry Imbiri, Otavio Dutra, Ruben Sanadi
Tengah: Rendi Irwan (c), Misbakhus Soliki, Fandi Eko Utmo
Depan: Ferinando Pahabol, Osvaldo Haay, Oktavianus Fernando
Pelatih: Djadjang Nurdjaman.
Persija Jakarta (4-3-3)
Kiper: Shahar Ginanjar
Belakang: Jamerson Xavier, Gunawan Dwi Cahyo, Maman Abdurrahman, Michael Orah,
Tengah: Renan Silva, Rohit Chand, Sandi Sute,
Depan: Ramdani Lestaluhu (c), Marko Simic, Novri Setiawan.
Pelatih: Alessandro Stefano Cugurra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/link-live-streaming-persebaya-surabaya-vs-persija-jakarta-minggu-4-november-2018-kick-off-1530-wib_20181103_103713.jpg)