Pesawat Lion Air Jatuh

Ini Cita-cita Mulia Syachrul Anto, Penyelam yang Meninggal saat Evakuasi Korban Lion Air

Anto meninggalkan mimpi tersebut dan keluarganya saat menjadi relawan SAR evakuasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Karawang.

Ini Cita-cita Mulia Syachrul Anto, Penyelam yang Meninggal saat Evakuasi Korban Lion Air
surya/istimewa/facebook
Syachrul Anto (48), penyelam anggota dari Indonesia Diving Rescue Team yang meninggal saat operasi SAR Lion Air PK-LQP rute penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA- Syachrul Anto (48) harus meninggalkan impian terbesarnya memiliki yayasan sosial demi misi kemanusiaan.

Anto meninggalkan mimpi tersebut dan keluarganya saat menjadi relawan SAR evakuasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Karawang.

Isteri korban, Lyan Kurniawati (39) kembali mengingat cita-cita suaminya.

"Dia bilang, 'Bun besok-besok kita bangun yayasan sosial ya'. Dia serius bilang itu dan saya tahu dia bekerja untuk membantu," kata Lyan dengan pandangan kosong mengingat obrolannya dengan almarhum suaminya, Sabtu (3/11/2018).

"Yayasannya yang kecil saja, asal bisa bermanfaat untuk masyarakat," tambah Lyan.

Cita-cita tersebut sudah mulai dilakukan oleh pasangan ini.

Semenjak misi kemanusiaan membantu evakuasi peristiwa AirAsia 2014, mereka kerap melakukan penggalangan dana untuk korban bencana.

Sementara Anto berangkat untuk evakuasi korban bencana seperti Palu dan juga jatuhnya pesawat Lion Air JT-610.

Namun nasib nahas menimpa Syachrul Anto, ia diketahui meninggal dunia saat penyelaman evakuasi SAR jatuhnya pesawat JT-610 di Karawang, Jumat (2/11/2018).

Jiwa Sosial

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved