Pilpres 2019

Tanggapi Gus Irfan Jadi Jubir Prabowo-Sandi, Airlangga : di Kita Ulama NU-nya Jadi Cawapres

Kubu pasangan Jokowi-KH Maruf Amin menanggapi cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyari, yakni Gus Irfan jadi juru bicara Prabowo-Sandi.

Tanggapi Gus Irfan Jadi Jubir Prabowo-Sandi, Airlangga : di Kita Ulama NU-nya Jadi Cawapres
surya/ahmad zaimul haq
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan media saat berkunjung ke rumah Khofifah Indar Parawansa, Kamis (5/7/2018). 

SURYA.co.id | BOGOR - Kubu pasangan Jokowi-KH Maruf Amin menanggapi cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyari, yakni Gus Irfan jadi juru bicara Prabowo-Sandi.

Gus Irfan atau KH Irfan Yusuf merupakan putra almarhum KH Yusuf Hasyim.

Saat ini, Gus Irfan mengasuh ponpes Al-Farros.

Kamis (1/11/2018), kubu Prabowo-Sandi memperkenalkan Gus Irfan sebagai juru bicara pasangan nomor urut 2 tersebut untuk Pilpres 2019.

Baca: Presiden Jokowi Tegaskan Dana Kelurahan Rp 3 Triliun untuk Kurangi Kemiskinan di Perkotaan

Baca: Penyelam Elite Korps Marinir Nyaris Putus Asa Cari Black Box Lion Air di Arus Deras Laut

Baca: Kurang 24 Jam, Penyebar Hoax dan Fitnah Agama yang Bikin Geram Deddy Corbuzier Tertangkap

Menanggapi keberadaan Gus Irfan di kubu seberang, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berkomentar singkat.

Airlangga mengatakan, kubu Joko Widodo bahkan mengangkat ulama NU menjadi cawapres, bukan sekadar juru bicara.

"Kan di kita, ulama NU-nya langsung menjadi calon wakil presidennya," ujar Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).

Calon wakil presiden pendamping Joko Widodo adalah KH Maruf Amin.

Ia sebelumnya Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KH Maruf Amin juga merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved