Berita Sidoarjo

Kunjungi Rumah Korban Lion Air JT 610, Bupati Sebut Sidoarjo Kehilangan Putri Terbaiknya

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah saat berkunjung ke rumah Jannatun Cintya Dewi, korban kecelakaan pesawat Lion Air asal Sidoarjo.

Kunjungi Rumah Korban Lion Air JT 610, Bupati Sebut Sidoarjo Kehilangan Putri Terbaiknya
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah (kedua dari kiri) saat berkunjung ke rumah korban kecelakaan pesawat Lion Air di Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ucapan belasungkawa atas kematian Jannatun Cintya Dewi terus berdatangan. Rumah duka korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itupun terus dikunjungi pelayat.

Kamis (1/11/2018) malam, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah berkunjung ke rumah duka. Bertemu ayah dan ibu Jannatun, Saiful Ilah menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa yang menimpa perempuan 24 tahun tersebut.

"Sidoarjo kehilangan putri terbaiknya. Sebagai pimpinan daerah juga mewakili masyarakat Sidoarjo, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini, kita semua berdoa agar almarhumah diterima amal ibadahnya, diampuni dosa–dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Bupati.

Selain berbincang dengan orangtua dan keluarga korban, Bupati Saiful juga memberikan bantuan santunan kepada keluarga korban. Dia berharap agar bantuan santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan almarhum dan keluarga.

Tak hanya itu, bupati beserta rombongan juga sempat berdoa bersama di rumah duka. Mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Saat berdoa, terlihat bupati hanyut dalam kesedihan. Orang nomor satu di Kota Delta tersebut nampak menitikkan air mata di sela doanya. "Kami benar-benar berduka," sambungnya.

Bambang Supriyadi ayah korban, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kedatangan Bupati Sidoarjo untuk bersilatuhami dalam kesempatan ini.

Sebagai warga ia merasa sangat diperhatikan. “Saya sebagai orang tua juga ingin menyampaikan permintaan maaf atas nama anak saya kepada semua pihak, baik kesalahan yang disengaja ataupun tidak” ujar Bambang.

Jannatun Cintya Dewi adalah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang pertama kali teridentifikasi. Kamis pagi, jenazah dipulangkan oleh Tim DVI Rumah Sakit Polri Jakarta ke rumah duka di Desa Suruh Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, dan langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Yayas, panggilan Jannatun Cintya Dewi adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Bambang Supriyadi dan Surtiyem. Sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya tersebut sudah dua tahun bekerja di Jakarta.

Terakhir, dia bekerja sebagai staf analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Yayas lulus SMN 1 Sidoarjo dengan prestasi yang membanggakan. Kemudian melanjutkan kuliah di ITS dan lulus juga sangat membanggakan, cumlaude.

Dari situ kemudian dia menjalani karir pekerjaan di Jakarta. Sampai akhirnya ikut menjadi korban dalam kecelakaan pesawat ketika dalam perjalanan dari Jakarta menuju Pangkal Pinang.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved