Berita Ponorogo

Tidak Terima Pompa Sibel Dicopot, Pria Ponorogo Serang Empat Warga dengan Keris

Pada saat warga akan melepas pompa sibel, SK menghadangnya dengan membawa senjata tajam berupa keris.

Tidak Terima Pompa Sibel Dicopot, Pria Ponorogo Serang Empat Warga dengan Keris
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | PONOROGO - Tidak terima pompa air sibel milik ibunya dilepas warga, seorang pria berinisial SF (33) mengamuk dan melukai empat orang warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Rabu (31/10/2018) sekitar 22.30 WIB.

Kapolsek Sukorejo AKP Harijadi mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika sekitar 25 warga petani desa setempat bersama-sama akan melepas sibel yang belum dilepas, Rabu (31/10/28) sekitar pukul 19.30 WIB.

Seminggu sebelumnya, kelompok tani di desa tersebut sudah sepakat untuk melepas sibel.

Para petani sepakat untuk melepas sibel dalam waktu 3x24 jam, namun hingga batas waktu yang ditentukan masih ada yang belum dilepas.

"Kurang lebih masyarakat sekitar 25 orang, tadi malam melakukan pelepasan sibel. Karena merasa waktu itu tersangka tidak hadir pada saat rapat, dia keberatan, hingga terjadilah penganiayaan," kata AKP Harijadi saat dihubungi.

Pada saat warga akan melepas sibel milik MR, dihadang anaknya SK yang membawa senjata tajam yang berupa keris.

Tersangka langsung menyerang warga yang hendak melepas sibel tersebut.

Akibatnya, empat Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo mengalami luka, Jemikun (60), Suprapto (45), Dandy Pratama (16) dan Riyan Rifai (17).

Keempat korban kemudian dibawa petugas untuk dirujuk ke RS Muhammadiyah, sedangkan tersangka ditahan di Polsek Sukorejo.

"Korban empat orang, dua orang mengalami luka parah, terkena tusuk pada bagian dada dan lambung. Dua korban lainnya, sudah pulang," imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved