Berita Surabaya

Tak Bisa Masuk Karena Pabrik Diduduki Buruh, Pengusaha Kulit di Pasuruan Lapor Polda Jatim

pabrik dinyatakan pailit pada Juni 2018, namun Januari 2018 sudah diduduki oleh buruh bahkan mereka hingga menggelar tenda di lokasi pabrik

Tak Bisa Masuk Karena Pabrik Diduduki Buruh, Pengusaha Kulit di Pasuruan Lapor Polda Jatim
surya/mohammad romadoni
Penesehat hukum Togar Situmorang ketika melapor ke Ditreskrimum Polda Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penesehat hukum Togar Situmorang meminta perlindungan hukum kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terkait kejanggalan kasus pailit perusahaan pengeloalaan kulit PT Surya Sukmana Leather di Jalan Raya Purwosari Km 1.4, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Togar mengatakan sampai saat ini kliennya Tjandra Surya (53), selaku komisari pemilik PT Surya Sukmana Leather, tidak mempunyai akses di pabriknya sendiri. Pasalnya, hingga saat ini pabrik dikuasi oleh karyawan.

"Ini lucu. Kami mau ambil barang-barang di dalam pabrik pribadi tidak bisa karena dikuasi buruh. Makanya kami minta perlindungan pada Polda Jatim," ucap Togar, Rabu (31/10/2018).

Menurut dia, pabrik dinyatakan pailit pada bulan Juni 2018. Namun Bulan Januari 2018 sudah diduduki oleh buruh bahkan mereka hingga menggelar tenda di lokasi pabrik.

"Ini sudah tidak benar. Mereka (buruh) tidak ada izin di dalam pabrik. Kami akan melaporkannya masuk wilayah tanpa izin," kata Togar.

Ester Teja Kusuma keluarga terlapor menjelaskan pihaknya sudah berupaya mengadu pada pihak Kepolisian dan instansi terkait untuk memperjuangkan perusahaan milik saudaranya itu.

Pihaknya sudah berusaha meminta perlindungan Kepolisian setempat namun tidak ada jawaban.

Pihaknya berharap ada tindakan dari pemerintah daerah supaya ada perlindungan terhadap pengusaha di Pasuruan.

"Jika tidak ada perlindungan pengusaha nantinya yang mau investasi akan takut untuk membuka pabrik di sini (Pasuruan)," ujarnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved