Berita Kediri

Pengembang Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Jualan Rumah, Ini yang Dilakukan Satpol PP Kota Kediri

Perusahaan pengembang PT TML diduga sudah mulai memasarkan rumah melalui media sosial (medsos) meski belum mengantongi izin

Pengembang Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Jualan Rumah, Ini yang Dilakukan Satpol PP Kota Kediri
surya/didik mashudi
Petugas Satpol PP memeriksa lokasi yang rencananya bakal dibangun perumahan di lahan belakang Kampus Universitas Kadiri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Perusahaan pengembang PT TML diduga sudah mulai memasarkan rumah melalui media sosial (medsos) meski belum mengantongi izin. Lokasi calon perumahan ini berada di belakang Kampus Universitas Kediri (Unik) Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Lurah Pojok, Erli Maya, saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya mendapatkan banyak pertanyaan dari masyarakat terkait rencana pengembang TML yang akan membangun perumahan.

"Saya sudah mendapatkan telepon dari masyarakat setelah pihak pengembang mulai memasarkan perumahannya lewat medsos," ungkap Erli Maya, Rabu (31/10/2018).

Dari penelusuran yang dilakukan petugas kelurahan, pihak pengembang juga baru mendirikan akte pendirian perumahannya pada 11 Oktober lalu.

Namun pengembang sudah mulai promosi memasarkan sebanyak 80 unit rumah.

"Soal izinnya setahu kami belum ada sama sekali," tambahnya.

Lokasi perumahan TML juga telah disidak petugas Satpol PP Kota Kediri.

Di lokasi memang masih belum ada kegiatan pembangunan dan masih berupa lahan kosong.

Sementara dari promosi di medsos ada dua tipe yang dijual pengembang yaitu tipe 45/72 dengan harga Rp 180 juta dan tipe 45/80 dengan harga Rp 199 juta.

Dalam promosinya pengembang juga menawarkan pembayaran melalui cash, cash tempo, KPR, KPR Syariah dan Inhouse Syariah.

Lokasi perumahan TML juga dekat dengan kampus Unik, Kantor BNN, tempat wisata Gua Selomangleng, Markas Brigif Mekanis dan dekat sekolahan.

Sementara Yuni Widianto, Kasi Lidik Satpol PP Kota Kediri, saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya akan mencari alamatnya untuk memanggil pihak pengembang.

"Kami akan kroscek apa benar pihak pengembang belum punya izin dan apa benar informasi pengembang sudah mulai menjual rumahnya," jelasnya.

Dari hasil kroscek di lokasi masih belum ada kegiatan pembangunan perumahan.

Terkait izin perumahan sebelum mulai membangun, pengembang sudah harus memiliki izin prinsip untuk membangun perumahan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved