Berita Kota Batu

M Said Berjualan Es Campur di Kota Batu sejak 1954, Terkenang Semalaman Ditungguin ER

Said sangat dikenal di tempatnya berjualan. Bahkan saking akrabnya, beberapa pembeli cukup berteriak untuk memesan es campur.

M Said Berjualan Es Campur di Kota Batu sejak 1954, Terkenang Semalaman Ditungguin ER
surya.co.id/sany eka putri
M Said melayani pembeli di tempat mangkalnya di samping Masjid Annur, Kota Batu, Selasa (30/10/2018). 

"Kalau istilahnya minta terus sama orang tua itu kan sungkan. Jadi ya saya kerja, dan berjualan es campur," kata Said yang lebih senang dipanggil 'Mbah Said'.

Es campur yang ia buat itu harganya juga berubah-ubah.

Mulai pertama kali berjualan ia jual seharga 50 sen rupiah sampai tahun 1958.

Lalu naik jadi 75 sen rupiah, 75 rupiah. Harga untuk pelajar ia khususkan jauh lebih murah.

Saat ini satu porsi es campur ia jual seharga Rp 5000. Namun suami dari Kasiatun itu tidak begitu mempermasalahkan soal harga.

Bahkan jika ada pelajar yang ingin minum es campurnya, ia berikan dengan harga murah.

"Kalau pelajar mau beli berapa sih, Rp 3.000 saja boleh. Kalau ada tiga anak sekolah, saya kasih satu gratis," imbuhnya.

Ia menceritakan, tetap bertahan berjualan es campur karena sudah banyak pelanggan setianya yang rela jauh-jauh untuk menikmati es campur buatannya.

Seperti ada warga Lamongan yang kangen minum es campurnya rela menghampiri dia dan sekalian berwisata ke Kota Batu.

Bahkan ia juga memiliki kenangan terhadap mantan Wali Kota Batu, Edy Rumpoko (ER).

Halaman
123
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved