Breaking News:

HTI

Di 8 Kecamatan Kantong Eks HTI, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung Lakukan Ini

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, jumlah simpatisan dan eks anggota HTI di Kabupaten Malang mulai menurun.

Penulis: Benni Indo | Editor: Iksan Fauzi
surya/ahmad amru muiz
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung memakakan baju kepada Da'i Kambtimbas. 

SURYA.co.id | DAU – Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, jumlah simpatisan dan eks anggota HTI di Kabupaten Malang mulai menurun.

Saat ini, diprediksi jumlahnya kurang dari 200 orang.

Ujung mengatakan, sebelumnya terdeteksi ada 275 orang anggota HTI sebelum organisasi itu resmi dilarang oleh pemerintah pada 2017.

“Kegiatan mereka, semenjak dibubarkan memang tidak aktif. Tetapi eks anggota dan simpatisan perlu kita rangkul dan beri pemahaman supaya kembali ke NKRI,” ujar Ujung, Rabu (31/10/2018).

Polres Malang tetap melakukan pengawasan di sejumlah tempat.

Dikatakan Ujung, ada delapan kecamatan yang menjadi kantong keberadaan eks anggota HTI.

Polres Malang menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk merangkul eks anggota HTI di Kabupaten Malang.

Mereka diajak dialog sebagai upaya untuk pendekatan.

“Tidak perlu kita kucilkan mereka. Kita harus dialog karena pola pikirnya yang diubah agar tidak mengusung konsep khilafah,” kata Ujung saat menghadiri seminar yang diselenggarakanoleh LTN NU Kabupaten Malang di Hotel Radho, Dau, Kabupaten Malang.

Di sisi lain, Ujung juga menjelaskan kalau HTI dulunya kerap masuk melalui kampus untuk menyebarkan paham yang mereka usung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved