Berita Tuban

Pemkab Tuban Dapat Dana Bagi Hasil Cukai Rp 16 Miliar, untuk Apa saja? ini Penjelasannya!

"Kita dapat pembagian mencapai 16 miliar di tahun 2017, dari DBHCHT," kata Sunarto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Pemkab Tuban Dapat Dana Bagi Hasil Cukai Rp 16 Miliar, untuk Apa saja? ini Penjelasannya!
surya.co.id/m sudarsono
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tuban, Sunarto 

SURYA.co.id | TUBAN - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tuban, Sunarto, mengatakan kontribusi pajak rokok untuk APBN yaitu sebesar 153 triliun per tahun.

Dari jumlah dana tersebut, Pemkab juga mendapat pembagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pusat.

"Kita dapat pembagian mencapai 16 miliar di tahun 2017, dari DBHCHT," kata Sunarto dalam rilisnya, Selasa (30/10/2018).

Mantan kepala dinas perikanan setempat itu menjelaskan, pabrik rokok di Jawa Timur tiap tahun tumbuh secara perlahan, tapi karena pemerintah menaikkan cukai, jadi masih menjadi pendapatan terbesar negara hingga saat ini.

Sedangkan untuk di Tuban sendiri, terdapat dua pabrik rokok, yaitu Pabrik rokok di Desa Pakah, Kecamatan Semanding dan di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu.

"Di Tuban ada dua pabrik rokok, kita mendapatkan bagian Rp 16 miliar tahun lalu," tambahnya.

Dia berharap, agar semua pihak membantu memerangi peredaran rokok tanpa pita atau ilegal. Produsen rokok juga harus melegalkan produksinya melalui bea cukai.

Sebab, dana dari DBHCHT sangat bermanfaat bagi daerah. Di antaranya, 50 persennya digunakan untuk bidang kesehatan, sisanya untuk program pembangunan lainnya melalui beberapa OPD.

"Kita berharap di tahun depan DBHCHT yang didapat Pemkab bisa bertambah, caranya stop penggunaan rokok ilegal," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved