Berita Kediri

Polisi masih Selidiki Pengendara Motor NMax Pelempar Mobil Rombongan Warga NU

Pasca pelemparan kaca mobil Elf pengangkut rombongam warga NU, Unit Reskrim Polsek Plosoklaten Polres Kediri.

Polisi masih Selidiki Pengendara Motor NMax Pelempar Mobil Rombongan Warga NU
surya.co.id/didik mashudi
Mobil Elf yang menjadi korban pelemparan orang tak dikenal kaca depannya hancur. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pasca pelemparan kaca mobil Elf pengangkut rombongam warga NU, Unit Reskrim Polsek Plosoklaten masih menyelidiki sosok diduga pelaku yang naik motor Yamaha NMax warna silver, Senin (29/10/2018).

Dari penjelasan Widiyanto (40) sopir mobil Elf kendaraannya dilempar botol air ukuran sedang oleh pengendara motor NMax dari arah berlawanan. Hanya saja sepeda motor ini belum diketahui nomer polisinya.

Sementara penyidik Unit Reskrim Polsek Plosoklaten telah meminta keterangan pelapor Ali Mansur (49) warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan.

Kemudian sopir Elf Widiyanto warga Desa Jatilenger, Kecamatan Srengat serta saksi Imam Nur Ngatini (48) warga Jl Banteng Blorok, Kademangan, Kabupateren Blitar. Saksi duduk di sebelah pengemudi Elf.

Dari penjelasan sopir juga diketahui pasti TKP pelemparan berada di Jl Raya Pare - Wates area kebun PTPN X PG Pesantren Baru masuk Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Dari kronologis penjelasan sopir Elf, mobil melaju dari arah barat ke timur. Kemudian mobil mendahului bus yang juga rombongan warga NU Kademangan.

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan muncul pengendara motor NMax warna silver. Pengendara motor sempat mengurangi kecepatannya kemudian melemparkan botol berisi air ke arah kaca mobil Elf.

Akibat lemparan botol mengakibatkan kaca depan pecah. Serpihan kaca mengenai pelipis dan kanan, lengan dan jari sebelah kiri.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Setyabudi saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas telah mengamankan barang bukti berupa sebuah botol air ukuran tanggung dalam kondisi sudah rusak serta serpihan pecahan kaca.

"Pelaku masih dalam lidik bakal dijerat pasal 406 KUHP. Sedangkan kerugian korban akibat kaca depan mobil Elf pecah ditaksir mencapai Rp 2,5 juta," jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved