Sosok

Potret Febe Leonora Agung, Ajak Generasi Z Ukir Prestasi

Untuk membuat puisi Emas Indonesia dalam bahasa Mandarin ini, Febe membutuhkan tiga hari.

Potret Febe Leonora Agung, Ajak Generasi Z Ukir Prestasi
surya/sulvi sofiana
Febe Leonora Agung 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gegap gempita Asian Games 2018 yang baru saja berakhir menjadi inspirasi Febe Leonora Agung (19) dalam membuat puisi. “Emas Indonesia” itulah judul karya puisi berbahasa Mandarin karya mahasiswi angkatan 2017 tersebut dan berhasil menghantarkannya memperoleh prestasi juara ajang lomba Karya Puisi Berbahasa Mandarin yang diadakan oleh Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta.

“Saya sama sekali tidak menyangka akan memenangkan perlombaan ini apalagi mendapat juara pertama. Sebab saya merasa puisi saya ini masih banyak kekurangannya,” urai gadis yang baru pertama kali mengikuti kompetisi menciptakan puisi ini.

Untuk membuat puisi dalam bahasa Mandarin ini, Febe membutuhkan tiga hari. Baru ia bisa menyelesaikan karya sebanyak enam paragraf tersebut.

Melalui puisi ini, Febe ingin mengajak anak muda lebih semangat untuk membawa perubahan. Kata-kata “emas” dianalogikan oleh Febe sebagai sekumpulan generasi Z yang mempunyai segudang prestasi.

Mereka bersatu mengharumkan nama Indonesia, meskipun dari suku dan agama yang berbeda-beda.

“Setelah membaca puisi ini, saya harap anak-anak muda Indonesia mampu membawa perubahan dengan bertanding di bidang akademik maupun nonakademik untuk bersatu membawa nama Indonesia ke kancah internasional,” urai gadis yang hobi baca buku ini.

Prestasi nasional ini semakin “menantang” Febe yang lahir 16 Agustus 1999 itu untuk tidak ragu-ragu menjajal berbagai kompetisi.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved