Pilpres 2019

PAN Apresiasi Konsistensi Sandi Bahas Isu Ekonomi Selama Kampanye di Jatim

DPW PAN Jatim menyebut bahwa masyarakat sangat mengapresiasi konsistensi Sandiaga Uno mengangkat isu ekonomi selama kampanye di Jatim.

PAN Apresiasi Konsistensi Sandi Bahas Isu Ekonomi Selama Kampanye di Jatim
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunggangi kuda saat berkunjung ke pemandian air panas Padusan di kawasan Pacet, Mojokerto, Minggu (21/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim menyebut masyarakat sangat mengapresiasi konsistensi Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno selama kampanye di Jatim.

Isu peningkatan ekonomi yang selalu digaungkan oleh Sandiaga disebut merupakan jawaban dari permasalahan masyarakat selama ini.

Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim, Agus Maimun, menyebut bahwa isu perbaikan ekonomi akan sekaligus menjauhkan masyarakat dari risiko perpecahan di kalangan masyarakat.

"Mas Sandi konsisten dengan tagline perbaikan ekonomi," kata Agus kepada Surya.co.id, Rabu (24/10/2018).

"Beliau tidak membawa janji primordial. Sebab, kampanye itu bisa berpotensi membuat masyarakat terkotak-kotak. Sebaliknya, Mas Sandi fokus terhadap perbaikan ekonomi," kata Ketua Fraksi PAN di DPRD Jatim ini.

Selama kampanye, Sandiaga memang fokus pada aspek isu pembangunan ekonomi penyediaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

"Mas Sandi menyiapkan program yang menegaskan pemerintah siap hadir untuk memenuhi keinginan masyarakat. Peningkatan ekonomi itu akan menjadi jawaban," tegas pria yang juga menjadi Caleg DPR RI ini.

Oleh karenanya, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Jatim kian optimistis untuk melakukan kerja pemenangan.

"Hal ini semakin menggairahkan BPP Jatim untuk bekerja keras sampai sisa waktu yang ada. Jadi, semakin nyata bahwa masyarakat itu sangat mengharapkan hadirnya presiden baru," tegas pria yang juga menjabat Wakil Bendahara di BPP Jatim ini.

Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyempatkan berkunjung ke tiga pasar di dalam rangkaian Napak Tilas Resolusi Jihad dalam rangka perayaan Hari Santri, Senin (22/10/2018). Di antaranya dengan berkunjung ke Pasar Mojoagung (Jombang), Pasar Brangkal (Mojokerto), hingga Pasar Krian (Sidoarjo).

Kunjungan ini dilakukan untuk menyapa pedagang sekaligus para relawan yang berada di kawasan tersebut. Selain itu, kunjungan yang dilakukan cawapres dari calon presiden Prabowo Subianto tersebut juga dilakukan untuk melakukan serap aspirasi untuk program pencalonannya.

Dari proses blusukan tersebut, Sandiaga masih menerima banyaknya keluhan soal kebutuhan pokok dengan harga tinggi serta masih ditemukannya banyak produk impor. Oleh karena itulah, Sandi telah menyiapkan beberapa solusinya.

Di antaranya, pihaknya memastikan untuk mengoptimalkan produk dalam negeri. Ia optimis apabila produk dalam negeri dapat menjawab kebutuhan pasar maka produk impor tak akan membanjiri pasar di Indonesia.

"Kita menyikapi bahwa kalau misalnya kita bisa tanam cabe sendiri, kita bisa panen cabe sendiri, dan pasokannya cukup, lalu buat apa kita impor?," kata Sandiaga di hadapan para pedagang.

Oleh karenanya, ia bersama Prabowo akan memastikan untuk menghasilkan sebuah keadaan ekonomi yang selalu berpihak pada rakyat. "Prabowo-Sandi akan hadir mendengar aspirasi masyarakat bahwa kita sejahterakan petani pedagang," tegas Sandiaga. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved