Pilpres 2019

Jokowi Sebut Banyak "Politikus Sontoloyo", Ini Reaksi dari Politisi di Kubu Prabowo-Sandi

Frasa "Politikus Sontoloyo" menuai kritikan dari para politikus penghuni di Senayan, yakni anggota DPR.

Jokowi Sebut Banyak
ist/kompas.com-Andri Donnal Putera
Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Frasa "Politikus Sontoloyo" menuai kritikan dari para politikus penghuni di Senayan, yakni anggota DPR.

Frasa "Politikus Sontoloyo" itu diucapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada masyarakat Indonesia.

Jokowi mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan jangan mudah terperdaya dengan ucapan para politisi.

Baca: Kaesang Dibuly Warganet, Ini Kata Jokowi

Baca: 15 Pernyataan Lengkap GP Ansor:soal Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Baca: Inilah Kronologi Versi GP Ansor soal Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Sebab, banyak politisi yang memang sengaja memperdaya masyarakat untuk kepentingan politik sesaat.

"Hati-hati, banyak politikus yang baik-baik, tapi juga banyak politikus yang sontoloyo!" kata Jokowi saat menghadiri pembagian 5000 sertifikat tanah di Lapangan Sepakbola Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2018).

Baca: Emak-Emak Permakbodi Bukan sekadar Tim Hore, Ini yang Dilakukan saat Sandiaga di Jatim

Baca: Permakbodi yang Dikawal Emak-emak Siap Memenangkan Prabowo-Sandi

Jokowi sebelumnya sudah beberapa kali mengingatkan hal serupa saat bertemu masyarakat.

Kali ini, peringatan yang disampaikan dalam konteks langkah pemerintah yang akan mengucurkan dana kelurahan pada tahun depan.

Jokowi mengaku heran, program baru pemerintah dengan anggaran Rp 3 triliun itu justru dipermasalahkan sejumlah politisi.

Baca: Founder Batu Hidroponik, Muhammad Anwar Bikin Instalasi Hidroponik Bambu. Ini Kelebihannya

Baca: Ini Kesan Youtuber, Blogger dan Vloger usai Bertemu Prabowo Subianto. Ternyata Tidak Galak

Baca: Cerita Prabowo soal Fisik Tentara Indonesia Kalah dari Negara Lain dan Stunting di Indonesia

Padahal, ia menilai dana kelurahan ini penting untuk membangun berbagai infrastruktur dan fasilitas di tiap kelurahan.

"Itulah kepandaian para politikus, memengaruhi masyarakat. Hati-hati, saya titip ini, hati-hati," kata Jokowi.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved