Berita Surabaya
Dosen ITS Kembangkan Platform Digital Untuk Wujudkan Smart Kampung
Dian Rahmawati, Dosen ITS Surabaya mengembangkan platform digital yang memungkinkan kampung-kampung di Surabaya menjadi kampung pintar
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Eben Haezer Panca
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
SURYA.co.id | SURABAYA - Dian Rahmawati ST MT, dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan perkampungan di Surabaya menjadi smart kampung.
Melalui penelitiannya yang berjudul Karakterisasi Kampung Kota Surabaya Melalui Kriteria Kampung Cerdas dan Pengembangan Purwarupa Kecerdasan Buatan, Dian ingin menunjukkan bahwa perkampungan pun bisa mendukung program Kota Surabaya untuk menjadi sebuah smart city.
Dia mengungkapkan, perkampungan di Surabaya memiliki ciri khas permukiman perkotaan tersendiri. Hal itu berupa kampung kota yang lestari dengan karakter manusia dan lingkungannya masing-masing.
“Mengenalkan teknologi pada setiap kampung akan dapat mendorong Surabaya menjadi smart city ke depannya,” ujarnya.
Untuk itu, ia mengembangkan platform berbasis website dengan alamat smartkampung.com.
Laman smartkampung.com adalah sebuah platform online yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat di Kota Surabaya mengenali karakteristik lingkungan permukimannya.
Hal itu didapatkan dengan perspektif teori smart city secara umum dan kriteria smart kampung secara khusus dengan teknik self-assessment, dan mendapatkan rekomendasi pengembangan lingkungan permukiman sesuai karakteristiknya.
“Dengan begitu, platform tersebut dapat menghubungkan masyarakat Kota Surabaya dengan dunia akademis secara online dan didukung Artificial Intelligence dalam bidang urban planning,” tutur perempuan yang aktif menulis beberapa penelitian tentang perkotaan ini.
Dian Rahmawati menjelaskan bahwa ide awal penelitiannya didapatkan saat berjalan-jalan di beberapa kampung di Surabaya.
Saat berjalan tersebut, ia ingat Surabaya pernah mendapatkan award terkait smart city saat acara Prepcom UN Habitat 3.
Dia merasa Kota Surabaya punya kekuatan yang diunggulkan dalam kategori kecerdasan manusia yang terwujudkan di kampung Kota Surabaya.
“Jadi latar belakangnya ingin mengangkat Surabaya terutama kecerdasan kampungnya yg unik,” jelas dosen lulusan Arsitektur ITS ini, Rabu, (24/10/2018).
Dian berharap bahwa hasil penelitiannya ini dapat ikut mengembangkan citra Surabaya menjadi Smart City.
“Saya juga berharap purwarupa smart kampung ini terus berkembang dan tervalidasi oleh para peneliti dan pemkot serta masyarakat untuk dimanfaatkan dalam pengembangan lingkungan permukimannya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/smart-kampung-surabaya_20181024_230641.jpg)