Berita Lumajang

Bupati Thoriq Hadiri Pelantikan PO Lumajang, Begini Pesannya

Thoriq meminta KONI Lumajang memantau dan membina PO Lumajang supaya menghasilkan atlet pencak silat berprestasi.

Bupati Thoriq Hadiri Pelantikan PO Lumajang, Begini Pesannya
surya/sri wahyunik
Pelantikan Pengurus PO Lumajang Periode 2018 - 2022 di Padepokan PO Lumajang, Rabu (24/10/2018). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengharapkan pengurus dan warga Pencak Organisasi (PO) Lumajang memberikan kontribusi ke Kabupaten Lumajang. Salah satunya melalui prestasi atlet PO yang bisa membawa nama baik bagi Kabupaten Lumajang.

Demikian ditegaskan Bupati Thoriq saat berpidato dalam acara Pelantikan Pengurus PO Cabang Lumajang Periode 2018 - 2022 di Padepokan PO Lumajang, Rabu (24/10/2018).  Menurut Cak Thoriq, panggilan akrab Bupati Lumajang itu, pembangunan Lumajang harus disegerakan.

"Karenanya suatu saat nanti pasti kami Pemkab Lumajang akan bersentuhan langsung dengan warga PO. Program yang bersentuhan untuk meringankan hidup masyarakat pasti tidak lepas dari PO Lumajang," ujar Thoriq dalam pidatonya.

Karenanya, dia mendukung warga PO mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Lumajang.

Selain itu, di sisi prestasi olahraga, Thoriq mengharapkan para atlet silat PO mencetak prestasi di sejumlah ajang kompetisi silat di tanah air.

"Apakah siap berprestasi untuk Lumajang," tantang Thoriq. Mendengarkan tantangan ini, ratusan warga PO yang memenuhi Padepokan PO menjawab tegas 'siap'.

Thoriq meminta KONI Lumajang memantau dan membina PO supaya menghasilkan atlet pencak silat berprestasi.

Dalam kesempatan itu, Thoriq juga mengaku bangga sebagai warga Lumajang. Sebab Lumajang memiliki silat asli Lumajang yakni Pencak Organisasi yang disingkat PO itu. PO merupakan kelompok pencak yang lahir di Lumajang di tahun 1927.

PO dibentuk oleh pejuang kemerdekaan kala itu yakni Mayjen Imam Suja'i.

"Saya yakin ketika itu Mayjen Imam Suja'i tidak hanya sekadar mendirikan padepokan silat untuk mewadahi pencak silat saja, tetapi juga untuk turut merebut kemerdekaan. Karena Imam Suja'i adalah pejuang. Saat itu para pesilat juga ikut melawan penjajah dengan mempertaruhkan darah dan nyawa. Karenanya, saat ini para pesilat harus meneruskan perjuangan pejuang itu," tegas Thoriq.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang menyerahkan penghargaan kepada peraih medali emas kelas C Putra dan Putri, serta peraih medali perak kelas C putra, pada kejuaraan Jakarta Championship.

Sementara itu, Ketua PO Cabang Lumajang, Abdul Ghofur mengatakan saat ini ada sekitar 5.000 warga di PO Lumajang. Mereka tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang.

"Dan kami siap mendukung pembangunan Kabupaten Lumajang, dan melahirkan atlet-atlet pencak silat yang berprestasi," tegas Ghofur.

Sebagai penutup acara pelantikan pengurus itu, sejumlah pesilat PO menyuguhkan sejumlah atraksi.

Atraksi yang ditampilkan antara lain gerakan tunggal putra, putri, gerakan delapan penjuru, kelompok putri, juga gerakan sabung atau bertanding oleh dua orang pesilat putri.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved