Berita Lamongan

Ibu Ajak Putrinya yang Berusia 14 Tahun Lakukan Hal Ini di Lamongan, Nasibnya Berakhir di Bui

Seorang ibu asal Pamekasan mengajak putrinya yang masih di bawah umur untuk melakukan ini di Kabupaten Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya/istimewa
Ibu dan anak asal Pamekasan yang tertangkap basah mencuri di Lamongan. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Seorang ibu asal Pamekasan nekat mengajak putrinya yang masih di bawah umur untuk mencuri di Kabupaten Lamongan.

Adalah Khusnul Khotimah (33) asal Desa Pademau, Kecamatan Pademau Timur, Pamekasan Madura, yang mengajak putrinya, DA (14), mencuri uang di dalam rumah toko milik Genduk Ismani (45) di Desa Pucuk, Kecamatan Pucu, Lamongan.

Saat beraksi, ibu dan anak ini terlihat sudah terbiasa melakukannya. Bahkan yang bikin trenyuh, si anak juga terlatih.

Terungkap, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, ibu dan anak ini berpura-pura membeli es di toko milik koban.

Tak lama, DA berpura-pura hendak buang air kecil dan meminta ibunya mengatarnya ke belakang.

Khusnul Khotimah meminta izin korban untuk ke belakang mengantar anaknya buang air kecil.

Yang aneh, usai buang air kecil, DA langsung menuju ke toko. Sementara si ibu masih di kamar mandi untuk buang air kecil.

Melihat DA menuju ke toko, korban curiga, mengapa ia tidak menunggu ibunya untuk keluar ke toko.

Korban bergegas ke depan dan melihat dompet warna merah miliknya di ruang tamu sudah berubah tempatnya.

Korban melihat isi dompet dan ternyata uang di dalamnya hilang.

Korban yakin kalau uang itu diambil DA dan bertanya pada si bocah agar menunjukkan uang yang diambilnya.

Ternyata uang curian Rp 295 ribu sudah dimasukkan ke dalam kaos pelaku.

Ibu tersangka berusaha membela anaknya dan beralasan khilaf.

Namun Genduk tidak mau menerima alasan itu dan selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Pucuk.

"Ada barang bukti yang diamankan berupa, dompet warna merah hati dan yang di dalamnya Rp 295 ribu," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Harmudji, Selasa (23/10/2018).

Perkaranya sedang ditangani penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved