Berita Surabaya

Selidiki Kecelakaan Kereta Api Tabrak Pajero di Pagesangan Surabaya, Polisi Akan Panggil Masinis

Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut antara kereta api dan mobil Pajero Sport di Pagesangan, Surabaya. Mereka akan memanggil masinis

Selidiki Kecelakaan Kereta Api Tabrak Pajero di Pagesangan Surabaya, Polisi Akan Panggil Masinis
Surabaya.Tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Sebuah mobil Pajero Sport Disambar Kereta Api di perlintasan pagesangan, Surabaya, Minggu (21/10/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Petugas Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan terkait insiden kecelakaan maut Kereta Api Sri Tanjung yang menabrak mobil Pajero Sport di perlintasan tanpa palang pintu Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Minggu (21/10/2018).

Kecelakaan tersebut menyebabkan 3 penumpang Pajero Sport meninggal dunia. 

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara menuturkan, pihaknya bersama Anggota Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan, Senin (22/10/2018).

Mereka dibackup Ditlantas Polda Jatim yang menangani kecelakaan memakai sistem Traffic Accident Analysis (TAA).

"Dilakukan Olah TKP yaitu mengumpulkan data untuk mengetahui penyebab kecelakaan," ujarnya di lokasi kejadian.

Dari pengamatan di lokasi, ketika Olah TKP kedua akses jalur itu ditutup.

Antara mengatakan, pihaknya telah memeriksa dua saksi kunci yaitu penjaga palang pintu swadaya masyarakat bernama Achmad Cholilur (19) yang saat itu berada di belakang mobil Pajero Sport.

"Penjaga palang pintu sudah berupaya menghentikan kendaraan. Tetapi semuanya masih diperiksa sebagai saksi," ungkapnya.

Menurut dia, nantinya pihaknya juga akan memanggil pihak yang bersangkutan yaitu masinis Kereta Api Sri Tanjung.

"Penjaga palang pintu kan swadaya masyarakat karena dia juga tidak mempunyai standart khusus, jadi kita menyatakan apakah pada saat itu klakson Kereta Api sudah berbunyi yang ditanyakan pada masinis," jelasnya.

"Klakson Kereta Api sudah berbunyi namun diduga jaraknya terlalu dekat," imbuhnya.

Terkait lonceng atau sinyal penanda kereta lewat lebih dari satu bulan sudah tidak berfungsi. Langkah selanjutnya pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian kecelakaan ini.

Rencananya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub Provinsi terkati perlintasan dipakai atau tidak karena masih banyak yang menggunakan jalur ini.

"Masih kami lakukan pemanggilan dari pihak Dishub Provinsi. Akan kami dalami lagi," pungkasnya. 

Baca: Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan Antara Kereta Api dengan Pajero di Pagesangan Surabaya

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved