Rumah Politik Jatim

Harga Kayu Anjlok, Mandira Isman Dorong Pemerintah Stabilkan Harga Kayu

Mandira Isman mengungkapkan prihatin dengan keadaan yang dialami para petani kayu di Kabupaten Malang.

Harga Kayu Anjlok, Mandira Isman Dorong Pemerintah Stabilkan Harga Kayu
surya/adrianus adhi
Mandira Isman yang saat ini mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil Jatim V dari Partai Nasdem akan ikut menyuarakan aspirasi petani kayu dengan mendorong pemerintah mengambil tindakan guna stabilnya harga kayu di Kabupaten Malang 

SURYA.co.id - Kayu merupakan salah satu komoditi yang dihasilkan Malang Raya. Keberlangsungan ekonomi warga Malang sebagian digantungkan dari hasil kayu. Namun, belakangan ini harga kayu menjadi murah, terutama jenis kayu sengon.

Hal itu disampaikan Rajut (54), salah satu petani kayu Kabupaten Malang yang mengeluhkan anjloknya harga komoditi kayu di Malang.

"Ya, harga kayu sekarang lagi anjlok, harga jualnya turun, terutama kayu sengon" kata Rajut.

Rajut juga menjelaskan keadaan saat ini kayu sengon susah dicari akan tetapi harga malah turun. Keadaannya tidak sesuai.

"Padahal, kayu sengon sekarang susah nyarinya, tapi harganya malah turun, yang ukuran 4 meter di sini cuma 18 ribu, itu sudah milih yang bagus-bagus" jelas Rajut.

Masalah lain yang dialami Rajut sebagai petani kayu adalah tidak adanya pembeli. Sehingga kayu yang dihasilkan tidak terjual. Dampaknya, kualitas kayu akan memburuk.

Mandira mengungkapkan prihatin dengan keadaan yang dialami para petani kayu di Kabupaten Malang.

Menurutnya, melemahnya harga kayu akan berimbas pada perekonomian mereka. Dan imbas itu akan menjadi fatal jika masalah ini terus larut.

Mandira yang saat ini mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil Jatim V dari Partai Nasdem akan ikut menyuarakan aspirasi petani kayu dengan mendorong pemerintah mengambil tindakan guna stabilnya harga kayu di Kabupaten Malang.

"Saya sendiri akan ikut mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan untuk menstabilkan harga kayu, karena ini akan berdampak pada kelangsungan hidup para petani kayu," pungkas Mandira.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved