Berita Surabaya

Komunitas Jumbo Keong Indonesia, Pamerkan Koleksi Keong Berusia 70 Tahun

Satu di antara sifat keong yang membuatnya sangat tertarik hingga kini adalah ‘fashionable’.

Komunitas Jumbo Keong Indonesia, Pamerkan Koleksi Keong Berusia 70 Tahun
SURYA.co.id/Delya Octovie
Komunitas Jumbo Keong Indonesia menunjukkan koleksi keong mereka di bazaar Quest Market Galaxy Mall, Surabaya, Sabtu (20/10/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA – Sejauh yang Stefanus Sugianto (40) ingat, ia sudah jatuh cinta pada keong sejak masih kecil.

Pada awalnya, warga Sidosermo, Surabaya itu menyimpan hobi untuk dirinya sendiri.

Lama-lama, ia mengenal banyak orang dengan minat sama, dan mendirikan komunitas Jumbo Keong Indonesia pada tahun 2015.

“Pertamanya sekadar hobi, kumpul-kumpul. Kami juga tidak punya pikiran untuk ikut-ikut pameran seperti ini. Tetapi karena kami kenal komunitas reptil, itu kami sering diajak pameran ke mal-mal di Surabaya,” tutur pria yang akrab disapa Stefe ini saat ditemui di bazaar Quest Market, Galaxy Mall, Surabaya, Sabtu (20/10/2018).

Satu di antara sifat keong yang membuatnya sangat tertarik hingga kini adalah ‘fashionable’.

Stefe menyebut keong merupakan satu-satunya hewan yang suka berganti-ganti cangkang, dan memiliki seleranya tersendiri.

“Mereka ini fashionable, suka sekali ganti-ganti rumah,” ujarnya.

Ketika ditanya berapa banyak koleksi keong yang sudah ia dan komunitas kumpulkan selama ini, ia menggeleng sambil tertawa.

“Saya tidak mungkin menghitung semuanya,” tukasnya.

Meski memiliki banyak sekali keong, ia tetap berupaya mengingat mereka satu per satu dengan memberi nama, terutama bagi keong-keong yang sudah tua.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved