Berita Surabaya

Motor Terbakar, Wali Murid SMKN 1 Wonokromo Tuntut Ganti Rugi ke Pengelola Parkir

Dia akan menuntut pihak pengelola parkir lantaran motornya baru dicicil selama 2,5 tahun.

surya/mohammad romadoni
Kondisi 52 motor milik siswa SMKN 2 Wonokromo yang terbakar 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nur Hayati, wali murid SMKN 1 Wonokromo, menangis ketika mengetahui motor Honda Scoopy milik anaknya yang berada di parkiran turut ludes hangus terbakar.

"Saya dihubungi anak saya kalau tempat parkir motor terbakar," ujarnya, Kamis (17/10/2018).

Nur mengatakan awalnya tidak begitu cemas lantaran anaknya sempat memfoto sejumlah motor yang berada di luar parkiran. Dia mengira motornya tidak turut terbakar.

"Ayahnya mengira motornya aman sudah dievakuasi ternyata ikut kebakar," sesalnya.

Baca: 52 Motor Siswa SMKN 1 Wonokromo Surabaya Hangus Terbakar, Api Diduga dari Tempat Ini

Dia akan menuntut pihak pengelola parkir lantaran motornya baru dicicil selama 2,5 tahun.

"Pasti, saya menuntut ganti rugi pengelola parkir saya bayar motor pakai uang hasil keringat," ungkapnya sembari tetap menangis

Semenjak kelas X SMKN 1, anaknya selalu menitipkan ke lokasi itu. Alasannya, karena pihak sekolah tidak memperbolehkan motor parkir yang tidak mempunyai SIM.

"Sudah lama parkir disini jaraknya dekat dan menghindari macet ke sekolah," ucapnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved