Berita Jombang
Delapan Desa Krisis Air Bersih, Ini yang Dilakukan BPBD Jombang
Sedikitnya, delapan desa di Kabupaten Jombang didera krisis air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan
Penulis: Sutono | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | JOMBANG - Sedikitnya, delapan desa di Kabupaten Jombang didera krisis air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan. Warga di 8 desa ini kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air mengering.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, delapan desa itu masing-masing Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam, Desa Karangwinongan Kecamatan Mojoagung, Desa Desa Pakel dan Karangan Kecamatan Bareng, Desa Marmoyo Kecamatan Kabuh, serta Desa Banyuasin Kecamatan Ngusikan.
"Karenanya secara rutin kami pasok air bersih ke desa-desa itu, guna membantu warga mendapatkan air bersih," ujar Kasi Kesiap-siagaan BPBD Jombang, Gunadi, Kamis (18/10/2018).
Gunadi menjelaskan, terbaru ada satu desa yang meminta air bersih karena dilanda kekeringan, yakni, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan.
Desa ini termasuk kawasan terpencil, yaitu berada di kawasan perbukitan utara Sungai Brantas.
"Di Desa tersebut terdapat 198 KK (kepala keluarga). Sedangkan jumlah penduduknya sekitar 615 jiwa. Mereka sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," kata Gunadi.
Gunadi menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan baru akan mengguyur Jombang pada akhir Oktober.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jombang_20181018_191306.jpg)