Berita Surabaya

Raih Anugerah Sutasoma, Rabo Sore Wakili Komunitas Anak Muda Surabaya Peduli Sastra

Kebagiaan terpancar di wajah para mahasiswa yang tergabung Komunitas Rabo Sore. Komunitas sastra Surabaya ini fokus pada literasi dan karya sastra.

Raih Anugerah Sutasoma, Rabo Sore Wakili Komunitas Anak Muda Surabaya Peduli Sastra
surya.co.id/pipit maulidiya
Para penerima Penghargaan Sutasoma berfoto bersama panitia dan Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih, Arumi Bachsin (tengah). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kebagiaan terpancar di wajah para mahasiswa yang tergabung Komunitas Rabo Sore. Komunitas sastra Surabaya ini fokus pada bidang literasi dan karya sastra.

Untuk pertama kalinya, mereka mendapatkan Anugerah Sutasoma, sebuah penghargaan tahunan yang diberikan oleh Balai Bahasa Jawa Timur. Penghargaan diberikan kepada mereka yang terus melestarikan karya sastra, khususnya sastra Jawa Timur.

Ketua Rabo Sore Hembing Kriswanto menyampaikan rasa syukur atas penghargaan Sutasoma kepada komunitas yang mereka bangun sejak 2003.

Meski bukan organisasi intra kampus dan independen, namun tak bisa dipungkiri bibit Komunitas Sastra Rabo Sore berasal dari akademisi Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Nama-nama tetuahnya pun kini sudah dikenal di kancah nasional maupun internasional, seperti di antaranya Rury Astuti Prabawanti, A Muttaqin, dan Didik Wahyudi.

"Penghargaan ini tidak terlepas dari bimbingan para sesepuh Rebo Sore," ujar Hembing.

Dia mengakui kehadiran komunitas-komunitas sastra sangat penting bagi generasi milenial, sebagai tempat berkembang dan mendapatkan kritik.

Sebagai anak muda yang menyukai sastra, lanjutnya, komunitas sastra menjadi wadah bagi mereka yang ingin memperbaiki diri. Karena tanpa komunitas dan ruang diskusi, seorang sastrawan tidak akan tahu kekurangan dan kelebihan dirinya.

"Selama ini kami membangun diskusi-diskusi kecil, rutin. Baik puisi, cerpen, esai atau karya sastra apapun. Komunitas sastra di Jawa Timur ini cukup banyak dan beragam, sekali lagi kami bersyukur bisa mewakili generasi muda mendapatkan Anugerah Sutasoma. Kami tentu semakin semangat melestarikan karya sastra," ungkap Hembing semangat.

Selain anugerah Sutasoma, Komunitas Rabo Sore mendapatkan hadiah senilai Rp 10 juta.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved