Kamis, 16 April 2026

Berita Jombang

Tak Punya Rektor dan Dekan Definitif, Mahasiswa Undar Jombang Demo Yayasan

Selama enam bulan ini, Undar Jombang dipimpin pelaksana tugas (plt) rektor alias rektor non-definitif

Penulis: Sutono | Editor: irwan sy
surya/sutono
Mahasiswa Undar Jombang saat demonstrasi, tuntut yayasan terbitkan SK terhadap rektor terpilih. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Ratusan mahasiswa Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, berunjuk rasa di Kantor Rektorat kampus setempat, Selasa (16/10/2018). Mereka menuntut pihak Yayasan Undar segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada rektor terpilih, HM Mudjib Mustain.

Selama enam bulan ini, Undar Jombang dipimpin pelaksana tugas (plt) rektor alias rektor non-definitif. Parahnya lagi, plt rektor ini bukan orang yang terpilih saat pemilihan rektor oleh senat universitas.

"Sudah enam bulan lalu dilakukan pemilihan rektor oleh senat universitas. Tapi anehnya, SK definitifnya tidak segera diterbitkan oleh yayasan," tegas Imron, koordinator aksi yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undar.

Menurut Imron, pihak yayasan malah mengangkat Mashuda Syahid sebagai pelaksana tugas (Plt) rektor, yang tentu saja kewenangannya sangat terbatas.

"Akibat kondisi ini, perkuliahan kami tidak jelas, bisa dibilang vakum," tandas Imron.

Sambung Imron, para mahasiswa ingin mengetahui kendala yang dihadapi pihak yayasan, yang menyebabkan pihak yayasan belum mengesahkan jabatan rektor secara definitif.

Imron mengatakan, saat ini seluruh delapan fakultas di Undar tidak memiliki dekan berikut wakilnya. Praktis, ini berdampak kepada proses perkuliahan mahasiswa.

"Masa jabatan dekan maupun wakil dekan, semuanya sudah habis. Memang Plt Rektor Mashuda sudah mengeluarkan perpanjangan masa jabatan bagi para dekan, namun semua menolak. Sebab, pelaksana tugas rektor tidak punya wewenang itu," sergah Imron.

Imron menuturkan, jika ini dibiarkan berlarut-larut maka mahasiwa akan menjadi korban. Hak mahasiwa untuk mendapat pendidikan di Undar yang mereka pilih pun akan terenggut.

"Sesuai jadwal akademik, setelah Dies Natalis September lalu, seharusnya saat ini sudah dilakukan wisuda. Tapi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan wisuda dilaksanakan," ungkapnya.

Sebanyak 7 (tujuh) perwakilan mahasiswa akhirnya di terima di ruang rektorat untuk berdialog dengan 4 (empat) perwakilan yayasan dan rektorat Undar.

Usai pertemuan, Plt Rektor Mashuda Sahid mengatakan sudah ada kesepakatan untuk mempertemukan perwakilan mahasiswa secara langsung dengan Ketua Yayasan Ahmada Faidah.

“Apapun permasalahan yang kita hadapi bersama ini, semoga bisa kita selesaikan dengan penuh kearifan. Semoga pertemuan perwakilan mahasiswa dengan ketua yayasan ini dapat diberkahi,” terang Mashuda Syahid.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved