Breaking News:

Berita Lamongan

Pemuda Lamongan Ini Ubah Limbah Bonggol Jagung Jadi Pakan Ternak Alternatif

Dalam sehari, Iswandi mampu memproduksi rata-rata 1 ton pakan alternatif bonggol jagung siap saji

surya/hanif manshuri
Aktivitas produksi pakan ternak alternatif dari limbah bonggol jagung yang ditekuni Iswandi warga Lamongan, Senin (15/10/2018) 

"Hanya butuh mengeluarkan biaya angkut," katanya.

Caranya, bonggol jagung harus dijemur sampai benar-benar kering. Selanjutnya digiling menjadi tepung kering yang disebut concobu.

Concobu bonggol jagung itu mempuya kandungan beragam jenis asam amino, karbohidrat, zat besi, protein dan lemak.

Selain bonggol jagung, dicampur gilingan bahan lainnya seperti dari tebon jagung, sekam, dedak, rendeng, jerami atau kawul.

"Tentu ada bahan formula lain dan rempah," kata Iswandi.

Aktivitas produksi pakan ternak alternatif dari limbah bonggol jagung yang ditekuni Iswandi warga Lamongan, Senin (15/10/2018)
Aktivitas produksi pakan ternak alternatif dari limbah bonggol jagung yang ditekuni Iswandi warga Lamongan, Senin (15/10/2018) (surya/hanif manshuri)

Semua bahan itu tanpa beli alias cuma-cuma kecuali formula dan rempah-rempah.

Penggerusan semua bahan dasar itu sudah dilakukan dengan menggunakan mesin yang dirangkai dengan alat giling hasil modifikasi sendiri yang multi fungsi, bukan pabrikan.

"Merangkai sendiri alat penggilingan itu dan saya penggarapannya saya serahkan di bengkel las," ungkapnya.

Dalam sehari, Iswandi mampu memproduksi rata-rata 1 ton pakan alternatif siap saji dengan dibantu dua pekerja warga setempat.

Pakan alternatif itu ia jual Rp 1.000 per kilogram ke tangan peternak. Untuk sementara konsumen masih dari para peternak tetangga kecamatan, Kedungpring, Ngimbang, Sambeng, Sukorame, Modo dan Bluluk.

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved