Berita Surabaya

Gandeng ITS, Pemkot Surabaya Sosialisasi Antisipasi Bencana Gempa. Ini Tujuannya

BPB Linmas bekerjasama dengan ahli Geologi ITS melakukan sosialisasi Gempa di Rugkut Mapan Barat RW 08

Gandeng ITS, Pemkot Surabaya Sosialisasi Antisipasi Bencana Gempa. Ini Tujuannya
foto:istimewa
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gempa yang terjadi Kamis (12/10) di Tengah Selat Madura dan Situbondo terasa sampai di Surabaya. Hal ini membuat Pemkot Surabaya melakukan antisipasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan pemkot sedang melakukan sosialisasi gempa ke wilayah di Surabaya.

"Pemkot Surabaya terus melakukan upaya penanggulangan bencana. Terakhir, pada 2014-2015 ada banjir di Surabaya Barat, pemkot akhirnya membuat tanggul 7 km, mulai Mbenjeng sampai perbatasan Gresik," kata Eddy, Senin (15/10/2018).

Eddy menjelaskan tadi malam, Minggu (14/10/2018), pihak BPB Linmas bekerjasama dengan para ahli seperti ahli Geologi ITS melakukan sosialisasi Gempa di Rugkut Mapan Barat RW 08.

"Kami berpesan, pokoknya ketika terjadi gempa harus tenang dan jangan panik," sambungnya.

Eddy menyebutkan langkah-langkah supaya tetap aman dari gempa.

1. Setelah tenang, warga harus berlindung di bawah meja atau perabotan kokoh lainnya. Jika tidak ada, bisa melindungi kepala dengan bantal atau lengan.

2. Saat gempa, warga harus menjauhi gelas, kaca, atau barang-barang yang mudah pecah.

3. Tetap berada di dalam ruangan saat guncangan dan keluar jika dirasa aman.

4. Jauhi gedung, papan reklame, pohon, lampu jalan atau jaringan berkabel.

5. Jika saat mengendarai mobil, lebih baik menepi terlebih dahulu.

6. Hindari memberhentikan kendaraan di dekat bangunan, jembatan, pohon dan yang berpotensi roboh.

7. Jika terjebak reruntuhan, tidak boleh nyalakan api, tutup hidung dan bunyikan suara-suara sebagai tanda minta tolong.

"Itu langkah-langkah supaya kita aman saat gempa," ucapnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved