Breaking News:

Berita Bisnis

150.000 Pengunjung Datangi Jatim Fair IX 2018, Nilai Transaksi Capai Rp 52,2 Miliar

Penyelenggaraan JF ke depan diharapkan lebih mampu berperan sebagai pemicu bagi peningkatan perdagangan, investasi

surya/sugiharto
Seorang pengunjung mengamati produk tas di Jatim Fair yang digelar di Grand City Surabaya, Selasa (9/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jatim Fair (JF) IX Tahun 2018 yang diselenggarakan di Grand City, Jalan Walikota Mustajab, Surabaya, resmi ditutup Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, Minggu (14/10/2018) malam.

Acara yang digelar mulai tanggal 4 - 14 Oktober 2018 tersebut merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Jadi ke 73 Provinsi Jawa Timur.

Heru berharap dengan diselenggarakannya JF ini bisa memberikan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Jawa Timur.

“Harapan kita meraih sukses, yakni sukses penyelenggaraan, pelaksanaan dan sukses transaksi. Sukses utamanya berdampak langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat Jawa Timur serta masyarakat di sekitar lokasi Jatim Fair, khususnya pemberdayaan serta peningkatan ekonomi rakyat,” ujar Heru.

Lebih lanjut, Heru menyampaikan, penyelenggaraan JF ke depan diharapkan lebih mampu berperan sebagai pemicu bagi peningkatan perdagangan, investasi, perluasan lapangan kerja, merangsang inovasi serta mendorong promosi perdagangan untuk lebih bersaing di pasar domestik dan global.

Untuk mencapai harapan tersebut, pihak penyelenggara diharapkan agar terus melakukan evaluasi dalam peningkatan kualitas dan penataan penyelenggaraan.

Dari sisi pengunjung JF sendiri menurut Heru terus mengalami peningkatan sejak diselenggarakan mulai tahun 2010 hingga 2017 yaitu sebesar 31,37 persen.

Pada hari akhir sampai dengan pukul 17.00 wib, tercatat sebanyak 150 ribu pengunjung memadati Jatim Fair 2018.

Sedangkan untuk transaksi terjadi peningkatan sebesar 206,32 persen yaitu mencapai Rp 52,2 miliar dengan rincian transaksi tunai sebesar Rp 40,5 miliar, dan non tunai (pesanan dan order) mencapai Rp 11,7 miliar.

Dilihat dari data tersebut Heru menilai Jatim Fair merupakan media ekonomi yang sangat bagus.

Dalam penyelenggaraannya, selain pameran produk UMKM untuk menarik dan memeriahkan JF, panitia menghadirkan beberapa kegiatan lain mulai talk show, demo masak, acara gemar minum susu, modeling dan acara lainnya untuk menarik para pengunjung.

Bahkan beberapa grup band tanah air juga ikut memeriahkan acara ini mulai dari Mocca, Tipe-X, Maliq & D’Eesentials, Tulus, dan Sheila on 7.

Acara pada malam penutupan tersebut ditutup dengan pemberian beberapa penghargaan.

Di antarnya terpilihnya Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebagai stand terfavorit.

Stand tersebut menawarkan berbagai produk dan jasa dari para penyandang disabilitas, seperti batik, keset kaos, mukena, pahat kayu. (tribun jatim/sofyan arif)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved