Berita Madiun

Tepis Isu Sembako Mahal, Relawan AyoJo Mataraman Gelar Lomba Masak

Puluhan ibu rumah tangga di Kota Madiun mengikuti festival masak yang diselenggarakan AyoJo Mataraman di Pasar Besar Kota Madiun

Tepis Isu Sembako Mahal, Relawan AyoJo Mataraman Gelar Lomba Masak
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Peserta lomba memasak yang digelar relawan AyoJo Mataraman di Pasar Besar, Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Puluhan ibu rumah tangga di Kota Madiun mengikuti festival masak yang diselenggarakan AyoJo Mataraman, Minggu (14/10/2018) di Pasar Besar Kota Madiun. Uniknya, tak sekadar memasak, para peserta juga diminta berbelanja bahan yang diperlukan untuk memasak sendiri.

Masing-masing kelompok yang terdiri dari lima orang diberi uang Rp 200 ribu oleh panitia untuk membeli bahan masakan di pasar. Para peserta bebas memasak apa saja, namun wajib menggunakan ikan, daging, dan ayam sebagai bahan dasar masakan mereka.

"Uang Rp 200 ribu bisa dibelanjakan bahan untuk enam hingga delapan menu," kata seorang peserta lomba masak, Nur Laila Faristin (38) kepada wartawan.

Ia mengatakan, uang Rp 200 ribu yang disediakan panitia, sebenarnya dapat dibelanjakan untuk memasak sebanyak enam menu atau lebih. Namun, karena keterbatasan waktu yang diberikan panitia, yakni dua jam saja mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB maka dirinya hanya membuat empat menu saja.

Baca: Perut Kram Saat Mengemudi, Ibu Hamil asal Surabaya Tabrak Tujuh Motor Parkir di Sidoarjo

Baca: Ban Pecah, Toyota Innova di Tol Warugunung Mendadak Oleng Lalu Terjun dan Menancap di Parit

Nur mengatakan, meski nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah, harga sembako cenderung stabil dan murah. Terbukti, dengan uang Rp 200 ribu, peserta bisa membeli sembako untuk memasak lebih dari enam menu sekaligus.

"Masih terjangkau, harga cabai 1/4 kg cuma Rp 2500, bawang merah 1/4 kg Rp 5 ribu, bawang putih 1/4 cuma Rp 6 ribu, daging sapi 1/2 kg Rp 55 ribu," katanya.

Dia mengaku memilih memasak masakan yang sederhana, karena waktu yang diberikan panitia cukup singkat. Di antaranya krengsengan,bayam geprej, gurmi asam manis, dan pecel lele. Selain itu juga, masih ada menu pencuci mulut, semangka, timun, nanas, mangga dan bengkoang.

Aspek yang dinilai, kreatifitas, rasa, hasil belanja dan cara penyajian. Bagi pemenang pertama mendapatkan hadiah, Rp 1 juta, juara dua R 750 ribu, dan juara tiga Rp 500 ribu.

Lomba memasak yang digelar relawan AyoJo Mataraman bertujuan untuk menunjukan kemampuan para ibu rumah tangga dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan makan sehari-hari. Dalam perlombaan ini, selain rasa masakan, juga dinilai siapa kelompok yang paling pintar membelanjakan bahan kebutuhan maskan.

"Artinya dengan modal terbatas yang kami berikan, dapat terlihat siapa kelompok yang paling banyak mendapatkan bahan baku masakan," kata Koordinator Kabupaten (Korkab) AyoJo Madiun, Khotamil Anam.

Anam mengatakan, lomba memasak ini juga bertujuan untuk membuktikan bahwa harga kebutuhan pokok masih terjangkau.

"Daripada ibu-ibu termakan hoax atau berita bohong soal harga ini itu yang naik, lebih baik kami buat acara belanja dan masak bersama saja. Supaya ibu-ibu bisa membuktikan sendiri
bahwa belanja di pasar dengan modal terbatas masih bisa untuk makan enak rame-rame," katanya.

Selain di Madiun, acara serupa juga diselenggarakan di Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek dan Pacitan. Untuk diketahui, AyoJo Mataraman merupakan relawan pendukung pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

AyoJo Mataraman berada di enam wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sedangkan kantor pusat relawan AyoJo berada di Jakarta.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved