Berita Surabaya

Gerebek Rumah Kos di Kedurus Surabaya, Polisi Sita 19 Poket Sabu-sabu

Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang, Surabaya, menggerebek sebuah rumah kos di Jl Kedurus yang diduga menjadi arena pesta narkoba.

Gerebek Rumah Kos di Kedurus Surabaya, Polisi Sita 19 Poket Sabu-sabu
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Barang bukti yang disita polisi dari penggrebekan sebuah rumah kos yang jadi arena pesta narkoba di Kedurus, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang, Surabaya, menggerebek sebuah rumah kos yang diduga menjadi arena pesta narkoba.

Di rumah yang terletak di Jl Kedurut itu, polisi berhasil menangkap Hariyono (37) yang merupakan pemilik sabu-sabu sekaligus pengedar sabu-sabu.

Kapolsek Karangpilang, Kompol Noerjianto menjelaskan, pihaknya melakukan penggeledahan di dalam kos tersebut. Mereka menemukan 4 poket narkoba dibungkus rokok dan 15 sabu-sabu di dalam tas warna hijau yang di dinding kamar kos.

"Kami mengamankan barang bukti sebanyak 19 poket sabu-sabu seberat 5 gram," ujarnya saat dihubungi Surya, Minggu (14/10/2018).

Noerjianto mengatakan tersangka memeperoleh barang terlarang ini dari rekannya Nico (DPO). Tersangka transaksi narkoba dengan pengedar kelas kakap di Surabaya senilai Rp 5 juta.

"Tersangka merupakan pengedar narkoba di wilayah Surabaya barat bahkan hingga lintas kota," ungkap mantan Kapolsek Tegalsari ini.

Masih kata Noerjianto, usai bertransaksi narkoba tersangka kembali ke kamar kos untuk mengemas ulang sabu-sabu tersebut. Barang terlarang itu dikemas ulang oleh tersangka dalam wadah plastik bening siap edar.

"Tersangka menjual satu poket sabu-sabu berharga Rp 200 ribu," jelasnya.

Adapun barang bukti lainnya yang berhasil disita yaitu, 19 poket sabu, satu timbangan elektrik, satu Handphone, 11 sedotan untuk alat isap sabu-sabu. Lebih lanjut, kasus ini masih dalam proses penyidikan untuk menangkap pengedar narkoba yang memasok sabu-sabu ke tersangka.

"Tersangka sudah satu tahun menjadi pengedar narkoba," pungkasnya.  

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved