Berita Surabaya

Setiap Minggu Temukan Bakteri Resisten Antibiotik, PAMKI Ingatkan Bahaya Antibiotik

Bakteri yang resisten semakin menakutkan, di Amerika ada yang meninggal karena resisten dengan antibiotik

Setiap Minggu Temukan Bakteri Resisten Antibiotik, PAMKI Ingatkan Bahaya  Antibiotik
SURYA.co.id/Sulvi Sofiana
Pameran poster dalam “The 1st International Scientific Meeting on Clinical Microbiology and Infectious Disease” (ISM-CMID) , Sabtu (14/10/2018) 

Nila mengungkapkan resistensi terhadap antibiotik ini menurutnya tak boleh dipandang sebelah mata. Selain biaya perawatan yang lama dan biaya yang tak murah, kematian pun bisa mengincar mereka yang resisten terhadap antibiotik.

Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan baik dari sisi tenaga medis maupun pasien.

Dari sisi tenaga medis, mereka perlu mengedukasi pasien tentang penggunaan antibiotik. Ini perlu mengingat presentase masyarakat yang sadar akan kesehatan tergolong kecil yakni 15 sampai 20 persen saja. Edukasi ini, misalnya dalam hal penggunaan antibiotik sesuai dengan anjuran dan harus habis dalam jangka waktu tertentu.

"Tenaga kesehatan perlu sadar, kalau begini masyarakat yang tidak sadar kesehatan ya tidak patuh," tambahnya.

Hal ini pun juga berlaku bagi apotek. Nila bercerita, dirinya pernah meminta sang asisten rumah tangga (ART) untuk membelikannya obat. Namun, ART kembali dengan tangan kosong karena obat yang diminta harus dengan resep dokter.

" Bagus itu apoteknya, jadi siapapun dia kalau enggak punya resep dokter ya enggak bisa beli antibiotik sembarangan," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved