PSSI

Inilah Prosedur Penghentian Pertandingan Sepakbola di Indonesia karena SARA, Politik dan Hinaan

PSSI terus mengkampanyakan sikap tegas terhadap ujaran kebencian yang dilakukan suporter dalam laga-laga sepakbola di kompetisi Indonesia.

Inilah Prosedur Penghentian Pertandingan Sepakbola di Indonesia karena SARA, Politik dan Hinaan
surya/dya ayu
Ilustrasi wasit dan asistennya saat emmimpin laga Madura United vs Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bangkalan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PSSI terus mengkampanyakan sikap tegas terhadap ujaran kebencian yang dilakukan suporter dalam laga-laga sepakbola di kompetisi Indonesia.

Sikap tegas PSSI sudah dituangkan dalam keputusan hasil rapat yang dilakukan Komite Eksekutif PSSI pada 8 Oktober 2018, PSSI mengeluarkan peraturan baru.

PSSI pun langsung membuat surat edaran kepada semua anggotanya, termasuk ke semua klub sepakbola di Indonisia tertanggal 11 Oktober 2018. Dimana surat edaran itu berisi rambu-rambu khusus dan prosedur penghentian pertandingan oleh wasit. 

Dilansir Surya.co.id ddari laman pssijatim.com menyebutkan, di banyak pertandingan sepakbola kerap  dijumpai spanduk dan nyanyian bernada rasialis, politik, dan hinaan.

“Penghentian sementara permainan, pertandingan sepakbola saat adanya nyanyian dan/atau koreografi oleh suporter yang mengandung unsur SARA (Suku Ras dan Agama), pesan politik dan penghinaan,” tulis edaran PSSI.

Pertandingan yang bisa dihentikan, yakni setiap pertandingan resmi yang dipimpin oleh wasit PSSI, diawasi, dilaporkan serta dilegitimasi oleh pengawas pertandingan.

Mengenai definisi nyanyian dan koreografi yang mengandung unsur SARA, politik dan penghinaan, mereka memiliki definisi sendiri.

“Nyanyian  dan koreografi yang mengandung unsur SARA, Politik dan Penghinaan adalah lagu, suara, teriakan yang mengandung unsur SARA, pesan politik dan penghinaan.”

Mengenai prosedur penghentian pertandingan, PSSI mengaturnya dengan sangat jelas. Prosedurnya yakni :

Kondisi: Apabila ada nyanyian dan/koreografi yang dimaksud sesuai dengan definisi yang disebutkan. Maka:

Halaman
12
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved