Berita Malang Raya

Hampir 3 Jam, KPK Geledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, ini Hasilnya 

Hampir tiga jam KPK menggeledah kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018).

Hampir 3 Jam, KPK Geledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, ini Hasilnya 
surya.co.id/erwin wicaksono
Seorang petugas KPK keluar dari kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang usai hampir tiga jam penggeledahan di kantor tersebut, Kamis (11/10/2018).   

SURYA.co.id | MALANG - Hampir tiga jam KPK menggeledah kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018). Penggeledahan dilakukan sejak pukul 12.30 hingga 15.27.

Seperti penggeledahan sebelumnya, di tempat ini pun dijaga ketat anggota Polres Malang dengan senjata lengkap.

Tujuh personel KPK turun dari Hiace putih dan Innova hitam plat L. Mereka langsung masuk ke kantor Dinkes berlokasi di Jalan Panji, Kepanjen. 

Selang tiga jam kemudian, anggota KPK keluar. Mereka tak mengenakan rompi, namun masih tetap menggunakan masker.

Koper merah yang selalu dibawa dalam setiap penggeledahan, terlihat diseret keluar dari ruangan. Seorang anggota KPK lainnya juga membawa tas warna merah. 

Sejumlah awak media yang mencari informasi terkait barang-barang yanga sita KPK dari kantor ini, para pegawai Dinkes terlihat panik.  Awalnya mereka bergerombol di depan pintu masuk, setelah melihat wartawan, mereka membubarkan diri.

Mereka bahkan terlihat saling melemparkan saat para wartawan mencari  Plt Kadinkes, dr Ratih.

Seorang staf di sana mengatakan bahwa Sekretaris Dinas tengah menggelar rapat.

"Ibu masih rapat, nggak bisa ditemui," kata salah satu staf yang mengaku bernama Faisa.

Dia juga menyampaikan kurang paham apa saja yang dibawa oleh KPK. Pasalnya, ketika penggeledahan, akses  pegawai cukup terbatas. Mereka dilarang keluar masuk.

"Saya saja hanya menjaga di depan pintu. Nggak tahu apa yang dicari, dan apa yang dibawa. Ruangan mana saja yang digeledah juga tidak paham," tegas dia.

Diduga, penggeledahan  ini terkait  kasus dugaan korupsi pada DAK 2011. Kasus ini juga sudah menyeret Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka.

Usai penggeledahan Rabu malam, KPK juga diketahui menyita uang tunai sejumlah Rp 305 juta dari kantor Dinas PU Bina Marga. Kadis Romdhoni juga dibawa oleh  KPK, bersama dengan dua orang pejabat dinas lainnya.

Tidak hanya menggeledah kantor Romdhoni, rumah Romdhoni juga tak luput dari gerilya KPK.

 
 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved