Berita Surabaya

Modus Pelaku Tukar Pasangan: Suami-Istri Calon Korban Diminta Kirim Foto Telanjang Berdua

Seorang pelaku bernama Eko Hardianto (31) ditetapkan sebagai tersangka lantaran dituduh sebagai otak dari tukar pasangan.

Modus Pelaku Tukar Pasangan: Suami-Istri Calon Korban Diminta Kirim Foto Telanjang Berdua
surya.co.id/Pradhitya Fauzi
Polisi merilis sejumlah pelaku tukar pasangan di Mapolda Jatim, Selasa (9/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polisi mengungkap kasus swinger (tukar pasangan) dari sebuah hotel di Surabaya. Enam orang  sekaligus diamanankan dalam penggerebekan tersebut. Keenamnya adalah Eko, DA, AG, RD, ARP, dan DYA.

 Kasus tersebut kini diamankan Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Seorang pelaku bernama Eko Hardianto (31) ditetapkan sebagai tersangka lantaran dituduh sebagai pencetus atau otak dari tukar pasangan tersebut.

Lalu, bagaimana modus operandi Eko dalam mengumpulkan, memfasilitasi, dan melakukan tukar pasangan itu?

Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra menegaskan Eko memiliki akun Twitter bernama @ekodok87 / @pasutri94.

Dalam akun yang dimilikinya sejak tahun 2015 itu, Eko menggunakannnya untuk mencari pasangan suami istri yang mau diajak untuk bertukar pasangan dalam berhubungan seks.

"Dalam akun Twitter itu bertuliskan "Pasutri muda wf 22 thn hubby 29 thn swinger, soft party, & 3some yg bersih, wangi, dan no smoking area Surabaya// add pin bb 5BADD8EC atau DM"," tutur Juda saat membacakan akun milik Eko, Selasa (9/10/2018).

Lantas, seperti apa cara Eko hingga dapat mempengaruhi pasangan nikah resmi lainnya?

Juda menambahkan, Eko mengaku dalam menawarkan atau mengajak pasangan lain, selalu melalui wall twitter pribadinya.

Ketika ada yang berminat, Eko mengatakan para pasangan yang diajaknya dapat langsung melakukan Direct Message (DM) kepadanya.

Lalu untuk berkenalan, Eko menganjurkan kustomernya via DM untuk memenuhi kriteria yang telah ditentukan Eko.

"Sebagai pasangan swing, tersangka meminta pasangan lain menunjukkan foto hot atau telanjang berdua dengan pasangannya, apabila cocok atau memenuhi syarat dilanjutkan bertukar nomor telepon lalu dilanjut WhatsApp," tutupnya. ( pradhitya fauzi)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved